Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

Selasa, 09 Juni 2026 - 19:05:00 WIB
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Utsunomiya, kota di Prefektur Tochigi, Jepang, meliburkan aktivitas warga terkait teror beruang pasca-musim hibernasi (Screengrab: CNN)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Utsunomiya, kota di Prefektur Tochigi, Jepang, meliburkan aktivitas warga terkait teror beruang pasca-musim hibernasi. Langkah itu diambil setelah serangkaian penampakan beruang di beberapa lokasi kota tersebut.

Para petugas dari otoritas terkait menyisir beberapa wilayah setelah meningkatnya aktivitas beruang di permukiman hingga pusat kota.

Selama pencarian tersebut, otoritas Utsunomiya menutup sementara hampir 100 sekolah sejak Senin (8/6/2026).

Kelompok Manajemen Satwa Liar Utsunomiya memantau penampakan beruang pertama pasca-hibernasi di kota berpenduduk sekitar 500.000 jiwa itu pada Sabtu pekan lalu. Sehari kemudian, seekor beruang terlihat di halaman sebuah SMP, kemudian satu lagi terekam CCTV di kawasan perbelanjaan pusat kota pada malam harinya.

Sejak saat itu, terjadi beberapa kali penampakan lainnya di berbagai lokasi dan berlangsung sampai Senin malam. 

Belum jelas apakah seluruh penampakan tersebut hanya melibatkan satu beruang atau apakah ada hewan berbeda.

Akibatnya, seluruh SD dan SMP di kota itu ditutup. Belum jelas sampai kapan sekolah-sekolah itu akan memulai aktivitas kembali.

Para pejabat pemerintah kota mendesak warga untuk melakukan tindakan pencegahan seperti mengunci pintu dan jendela untuk mencegah beruang masuk ke rumah serta menghindari membuang sampah di malam hari.

Jepang telah lama berjuang melawan serangan beruang yang semakin meningkat. Serangan mematikan mencapai rekor tertinggi pada musim gugur 2025 yang memicu penerapan keadaan darurat nasional.

Pemerintah Jepang mengirim personel militer ke daerah-daerah terdampak parah. Negara-negara lain bahkan mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya ke Jepang. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut