Ditikam saat Kampanye, Calon Presiden Brasil Segera ke Luar RS
RIO DE JANEIRO, iNews.id - Calon presiden Brasil Jair Bolsonaro yang ditikam saat kampanye dua pekan lalu muncul ke publik melalui video. Dia mengatakan segera ke luar dari rumah sakit.
Menurut Bolsonaro, kemungkinan dia dibolehkan pulang pada akhir bulan ini setelah menjalani dua kali operasi. Pria 63 tahun itu sempat kritis karena kehilangan 40 persen darah akibat luka yang dalam di perut.
"Saya tidak pernah merasakan sebahagia dan sebaik ini dalam hidup. Terima kasih banyak untuk Anda semua. Pada akhir bulan ini, dengan izin Tuhan, saya akan keluar rumah sakit," kata mantan komandan militer itu, dalam video yang ditayangkan di Facebook, dikutip dari AFP, Sabtu (22/9/2018).
Insiden ini justru mengangkat suara Bolsonaro dalam pilpres yang akan berlangsung pada 7 Oktober mendatang. Berdasarkan polling, Bolsonaro masih diunggulkan atas pesaingnya, Fernando Haddad, capres pengganti dari Luiz Inacio Lula da Silva yang masih ditahan atas tuduhan korupsi.
"Kami akan kembali, bersama-sama, untuk menjadikan Brasil sebagai negara besar," kata dia lagi.
Dalam polling yang dirilis lembaga Datafolha pada Rabu lalu, Bolsonaro mendapat 28 persen dukungan, sedangkan Haddad 16 persen. Pilpres Brasil tahun ini diikuti oleh 13 kandidat.
Selama dirawat, Bolsonaro digantikan anaknya, Eduardo, yang berkampanye ke seluruh wilayah Brasil.
Bolsonaro menjalani dua kali operasi sejak masuk rumah sakit pada 6 September. Dia ditusuk oleh aktivis sayap kiri saat kampanye di Brasil selatan.
Editor: Anton Suhartono