Dituduh Tutupi Kasus Pelecehan Seksual, Paus Fransiskus Diminta Mundur
DUBLIN, iNews.id - Mantan pejabat Vatikan, Uskup Agung Carlo Maria Vigano, mendesak Paus Fransiskus untuk mundur terkait tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan Kardinal Amerika Serikat (AS), Theodore McCarrick.
Menurut Vigano, Paus Fransiskus sebenarnya sudah mengetahui kasus ini lima tahun lalu, namun baru menerima pengunduran diri McCarrick pada bulan lalu.
Dalam surat setebal 11 halaman yang diberikan kepada media yang meliput perjalanan Paus Fransiskus ke Irlandia, Vigano menyebutkan dia sendiri yang memberi tahu Paus Fransiskus pada Juni 2013 bahwa McCarrick menghadapi beberapa tuduhan pelecehan seksual terhadap para seminaris dan pendeta. Saat itu Fransiskus baru menjabat.
"Dia tahu sejak setidaknya 23 Juni 2013 bahwa McCarrick merupakan predator," kata Vigano, yang saat itu menjabat sebagai Duta Besar Vatikan untuk AS, dikutip dari Reuters, Minggu (26/8/2018).
"Paus Franciskus harus menjadi orang pertama yang menjadi teladan bagi para kardinal dan uskup (dia) yang menutupi pelanggaran McCarrick dan (seharusnya) mengundurkan diri bersama mereka semua."
Sejauh ini, Vatikan belum mau berkomentar terkait tuntutan Vigano.
Pada Sabtu kemarin, Paus Fransiskus berjanji mengakhiri pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh pendeta.
McCarrick merupakan Kardinal pertama yang mengundurkan diri dari posisinya setelah hasil penyelidikan menyimpulkan dia melakukan pelecehan seksual terhadap remaja laki-laki berusia 16 tahun.
McMarrick merupakan salah satu pejabat tertinggi gereja di AS yang dituduh melakukan pelecehan seksual dalam skandal yang mengguncang gereja Katolik Roma, sejak dilaporkan pertama kali oleh Boston Globe pada 2002.
Sejak itu, muncul banyak laporan tindak kekerasan yang dialami anak-anak di AS dan Eropa, termasuk yang terbesar di Cile dan Australia.
Editor: Anton Suhartono