Dokter yang Menangani Korban Virus Korona di China Meninggal
BEIJING, iNews.id - Korban meninggal akibat virus korona di China ternyata bukan hanya pasien rumah sakit, melainkan dokter yang menangani langsung kasus tersebut.
Dokter salah satu rumah sakit rujukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, meninggal akibat virus tersebut.
Jaringan stasiun televisi China CGTN dalam cuitannya mengungkap, dokter yang dimaksud bernama Liang Wudong. Dia bertugas di Hubei Xinhua Hospital, fasilitas yang berada di garis depan dalam merawat para korban virus korona di Kota Wuhan.
Liang meninggal di usia 62 tahun, seperti dilaporkan kembali Reuters, Sabtu (25/1/2020).
Jumlah korban meninggal dan terjangkit virus korona di China hingga saat ini 41 orang dan lebih dari 1.287 lainnya terjangkit.
Komisi Kesehatan Provinsi Hubei menyatakan jumlah korban meninggal naik 15 orang dari Jumat. Semua korban meninggal terbaru berasal dari Wuhan.
Wuhan dan 13 kota lainnya di Provinsi Hubei dalam status karantina, berdampak pada sekitar 41 juta warga. Mereka tak boleh keluar dari kota, demikian pula orang dari luar tak diperbolehkan masuk kecuali untuk alasan sangat penting.
Komisi kesehatan juga melaporkan 180 kasus baru secara keseluruhan di provinsi tersebut, 77 di antaranya berada di Wuhan dan sisanya tersebar di kota-kota kecil.
Virus korona yang sebelumnya tidak dikenal ini meneror Asia, Amerika Serikat, dan telah memasuki Eropa melalui Prancis. Virus ini memiliki kemiripan dengan sindrom pernapasan akut atau SARS yang menewaskan ratusan orang di China daratan dan Hong Kong pada 2002-2003.
Wabah korona pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 di Wuhan, kota pusat industri dan transportasi berpenduduk 11 juta jiwa, lalu menyebar ke beberapa negara seperti Thailand, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Singapura hingga Amerika Serikat dan Prancis.
Editor: Anton Suhartono