Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Donald Trump Ditembak, Rusia Salahkan Pemerintahan Joe Biden

Senin, 15 Juli 2024 - 03:03:00 WIB
Donald Trump Ditembak, Rusia Salahkan Pemerintahan Joe Biden
Rusia menyalahkan pemerintahan Presiden AS Joe Biden di balik penembakan Donald Trump (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Rusia menyalahkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di balik penembakan Donald Trump saat kampanye Pilpres AS 2024 di Butler, Pennsylvania, Sabtu (13/7/2024). Trump menderita luka ringan di telinga kanan akibat terkena peluru dan satu orang peserta kampanye tewas.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, pihaknya tidak yakin pemerintah AS berada di balik percobaan pembunuhan itu. Meski demikian, pemerintahan Biden menciptakan suasana yang memicu serangan itu terjadi.

“Kami tidak yakin bahwa upaya untuk melenyapkan dan membunuh Trump diorganisasi oleh pihak berwenang. Namun suasana di sekitar capres Trump telah memprovokasi apa yang dihadapi Amerika saat ini," tutur Peskov, dikutip dari Reuters, Minggu (14/7/2024).

Peskov menegaskan Rusia mengutuk segala bentuk kekerasan selama tahun politik yang sedang berlangsung di AS, 4 bulan menjelang Pilpres AS. Upaya untuk menyingkirkan Trump dari panggung politik sudah kentara sebelumnya, yakni kasus hukum yang menjeratnya.

“Setelah berbagai upaya untuk menyingkirkan kandidat Trump dari arena politik, dengan menggunakan alat hukum utama, pengadilan, jaksa, serta upaya untuk mendiskreditkan dan mengompromikan kandidat tersebut secara politik, jelas bagi para pengamat bahwa nyawanya (Trump) dalam bahaya,” kata Peskov.

Dia menambahkan belum ada rencana dari Presiden Vladimir Putin menelepon Trump sehubungan dengan insiden tersebut.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mendesak Gedung Putih agar berhenti membantu militer Ukraina serta berkonsentrasi untuk meningkatkan penegakan hukum di dalam negeri.

Juru Bicara Kemlu Rusia Maria Zakharova merespons penembakan itu dengan menanggapi pernyataan capres AS dari kubu independen Robert Kennedy Jr.

“Bobby yang terhormat serta semua pememilih Amerika Serikat yang mendukung bantuan senjata untuk Zelensky. Bukankah lebih baik uang itu digunakan untuk membiayai kepolisian AS dan layanan lain yang seharusnya menjamin hukum dan ketertiban di Amerika?” katanya, menyindir.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengutuk serangan tersebut dengan mengungkapkan keterkejutannya. Dia menodakan agar Trump segera pulih.

Presiden AS Joe Biden mengutuk serangan tersebut dengan menegaskan tidak ada tempat bagi kekerasan semacam itu di AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut