Drama Pemilihan Perdana Menteri Thailand Belum Berakhir, Ini Langkah Parlemen
BANGKOK, iNews.id - Pemilihan perdana menteri Thailand sudah dua kali gagal. Pita Limjareonrat dari Partai Bergerak Maju (MFP) sebagai pemenang pemilu gagal karena berhadapan dengan anggota parlemen konservatif dan pro-militer.
Parlemen Thailand akan menjadwalkan pemilihan perdana menteri pada 4 Agustus 2023. Partai Pheu Thai sebagai pemenang kedua pemilu akan diminta untuk mencalonkan perdana menteri.
Melansir dari Reuters, Kamis (27/7/2023), pemungutan suara tersebut tetap bisa ditunda karena ada tinjauan pengadilan terkait Pita Pita Limjareonrat.
Mahkamah Konstitusi Thailand dijadwalkan untuk meninjau putusan pada Kamis depan terkait keputusan bulan sebelumnya yang menolak Pita menjadi PM.
Pita Limjaroenrat Gagal Lagi Jadi Perdana Menteri Thailand
Jika pengadilan menerima petisi tersebut, pemungutan suara parlemen yang dijadwalkan keesokan harinya akan ditunda.
Sebelumnya, parlemen memilih untuk memblokir pencalonan Pita sebagai PM untuk kedua kalinya.
Pita Limjaroenrat Diberhentikan dari Parlemen Thailand Jelang Pemilihan Perdana Menteri
MK Thailand menangguhkannya sebagai anggota parlemen, gara-gara penyelidikan terkait tuduhan yang menyebut Pita memiliki saham di perusahaan media.
Menurut hukum yang berlaku di Thailand, seorang anggota parlemen tidak boleh memiliki saham di media. Namun, Pita membantah melanggar aturan pemilu itu.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq