Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer
BAGHDAD, iNews.id - Perdana Menteri IrakAli Al Zaidi memecat komandan markas operasi Provinsi Maysan. Wilayah itu diketahui sebagai tempat peluncuran serangan drone yang menargetkan pipa minyak utama Arab Saudi pada Kamis (10/9/2026).
"Perdana Menteri juga memerintahkan pemecatan komandan markas operasi Maysan menyusul informasi, serangan menargetkan negara saudara, Arab, Saudi dari wilayah di Provinsi Maysan," kata kantor perdana menteri, dalam pernyataan di Facebook, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Sabah Al Numan, juru bicara perdana menteri, mengatakan Al Zaidi juga memerintahkan penyelidikan terhadap komando yang mengawasi keamanan di Provinsi Maysan, mengapa mereka bisa kebobolan.
Serangan drone kamikaze dari Irak menghantam sistem pipa minyak utama Arab Saudi, memicu kebakaran hebat pada sejumlah stasiun pompa.
Beberapa sumber pejabat AS mengatakan kepada CNN, berdasarkan penilaian awal, beberapa stasiun pompa yang terletak di sepanjang Jaringan Pipa Timur-Barat (East-West Pipeline) terkena serangan.
Gambar satelit juga memperlihatkan kerusakan parah akibat kebakaran pada satu stasiun. Kepulan asap hitam tebal juga terlihat membubung tinggi di lokasi pipa lainnya.
Sejauh ini belum ada pihak yang bertanggung jawab dalam serangan itu.
Pipa Timur-Barat mengalirkan minyak mentah dari wilayah penghasil minyak bagian timur Arab Saudi menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah, sehingga memungkinkan ekspor dilakukan tanpa harus melewati Selat Hormuz.
Editor: Anton Suhartono