Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas
KIEV, iNews.id - Serangan drone Rusia menghantam bus dinaiki pekerja tambang Ukraina, Minggu (1/2/2026). Akibatnya 15 orang tewas dan tujuh lainnya luka.
Perusahaan energi DTEK menjelaskan, serangan tersebut berlangsung di wilayah Dnipro.
Serangan berlangsung beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan pembicaraan trilateral putaran kedua dengan Rusia yang dimediasi Amerika Serikat (AS). Pertemuan akan digelar pekan depan.
DTEK menyebut pasukan Rusia melakukan serangan teroris besar-besaran terhadap tambang. Seluruh korban tewas dan luka merupakan karyawan yang sedang pergantian shift.
Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Putuskan Aliran Listrik ke Jutaan Rumah
"Hari ini, musuh melakukan serangan sinis dan terarah terhadap pekerja sektor energi di wilayah Dnipro," tulis Menteri Energi Ukraina, Denys Shmyhal, di Telegram.
Rekaman video yang di-posting Layanan Darurat Pemerintah menunjukkan bus hangus dengan jendela hancur.
Porak-porandakan Ukraina, Rusia: Tak Ada yang Bisa Cegat Rudal Oreshnik
Serangan Rusia ke rumah sakit bersalin di Kota Ternivka di hari yang sama juga menyebabkan beberapa orang luka.
Para pejabat setempat mengatakan, setidaknya sembilan orang luka terhadap rumah sakit bersalin dan satu bangunan tempat tinggal di Kota Zaporizhzhia.
Serangan Rusia pada Minggu kemarin disampaikan menyusul pernyataan Zelensky bahwa Rusia masih menargetkan logistik di Ukraina.
Pejabat Kremlin sebelumnya juga mengatakan setuju untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina hingga 1 Februari.
Editor: Anton Suhartono