Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Pastikan Tak Berdampak terhadap Produksi Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Dubes AS Sebut Israel Berhak Rebut Seluruh Wilayah Timur Tengah

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:01:00 WIB
Dubes AS Sebut Israel Berhak Rebut Seluruh Wilayah Timur Tengah
Mike Huckabee menyampaikan pernyataan kontroversial bahwa Israel berhak atas seluruh wilayah Timur Tengah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Israel Mike Huckabee menyampaikan pernyataan kontroversial terkait negara Yahudi yang menjadi wilayah tugasnya. Dia mengatakan, berdasarkan Alkitab, Israel memiliki hak untuk mengambil alih seluruh kawasan Timur Tengah.

Dalam wawancara dengan jurnalis AS, Tucker Carlson, Huckabee menilai Tuhan memberikan tanah tersebut kepada orang Yahudi, merujuk pada ayat dalam Alkitab.

Tanah itu membentang dari Sungai Nil hingga Sungai Eufrat yang pada dasarnya wilayah tersebut adalah seluruh kawasan Timur Tengah.

"Tidak masalah jika mereka merebut semuanya," kata Huckabee, seperti dilaporkan kembali Sputnik.

Pemerintah Israel pada 15 Februari lalu menyetujui proposal untuk mendaftarkan sebagian besar wilayah Tepi Barat sebagai "milik negara". Ini merupakan pertama kali Israel mengklaim wilayah Tepi Barat lebih luas yang juga bagian dari Palestina sejak pendudukan atas wilayah tersebut dimulai pada 1967.

Pengakuan atas lahan tersebut berarti menetapkan kepemilikan permanen Israel karena sebagian besar tanah Palestina yang tidak terdaftar secara resmi. Ini terjadi karena pengajuan registrasi tanah oleh warga Palestina harus melewati proses panjang dan rumit sejak pendudukan Israel pada 1967. 

Padahal hukum internasional menegaskan, Israel tidak bisa menyita atau menguasai tanah di wilayah pendudukan.

Para pengamat menyebut langkah itu sebagai pencaplokan de facto Israel atas wilayah Palestina. Mereka memperingatkan hal itu akan mengubah lansekap sipil serta yang paling parah mencabut aturan hukum yang membatasi perluasan pemukiman Yahudi.

Para pejabat Israel dalam beberapa kesempatan juga mengungkit soal kepemilikan Israel atas Suriah, Yordania, dan Mesir di masa depan. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut