Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS
Advertisement . Scroll to see content

Duh, Bocah 7 Tahun Dibunuh sebagai Tumbal Keberuntungan untuk Sekolah

Jumat, 27 September 2024 - 21:46:00 WIB
Duh, Bocah 7 Tahun Dibunuh sebagai Tumbal Keberuntungan untuk Sekolah
Ilustrasi bocah 7 tahun di India tewas dijadikan tumbal untuk keberuntungan (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

LUCKNOW, iNews.id - Bocah 7 tahun tewas dalam ritual pengorbanan di Kota Hathras, India. Kepolisian menangkap lima orang yang terlibat secara langsung maupun tak langsung.

Kepolisian Hathras menyatakan, bocah itu dijadikan tumbal untuk keberuntungan sebuah sekolah umum yang baru berdiri.

Korban tewas di tempat tidurnya pada Minggu (22/9/2024) malam di asrama tempat dia tinggal. Lokasinya tak jauh dari tempat wisata Taj Mahal. Setelah itu jenazah korban disembunyikan oleh kepala sekolah, Dinesh Baghel, di bagasi mobilnya. 

Pejabat kepolisian Hathras, Himanshu Mathur, mengatakan bocah itu dibunuh oleh ayah Baghel untuk ritual ilmu hitam.

"Bocah laki-laki itu seharusnya dibawa ke altar sebagai bagian dari ritual, namun terbunuh sebelum upacara selesai," kata Mathur, seperti dikutip dari AFP, Jumat (27/9/2024).

Baghel dan ayahnya ditangkap bersama tiga guru lainnya. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Praktik ilmu hitam dengan tumbal manusia masih terjadi di India. Biro Catatan Kejahatan Nasional India mencatat 103 kasus pengorbanan manusia antara 2014 hingga 2021.

Ritual menggunakan tumbal manusia biasanya dilakukan untuk menenangkan dewa terutama di daerah terpencil yang masih menganut kepercayaan sihir dan ilmu gaib.

Polisi pada tahun lalu menangkap lima pria terkait pembunuhan seorang perempuan 64 tahun pada 2019. Korban dipenggal dengan parang terkait ritual keagamaan untuk memperingati hari kematian seorang pelaku.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut