Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Dokter Deva Putriane Minta Maaf usai Maki-Maki Pasien
Advertisement . Scroll to see content

Duh, Pasien Meninggal Setelah Dioperasi Mantan Sekuriti Rumah Sakit yang Nyamar Jadi Dokter

Selasa, 08 Juni 2021 - 12:09:00 WIB
Duh, Pasien Meninggal Setelah Dioperasi Mantan Sekuriti Rumah Sakit yang Nyamar Jadi Dokter
Ilustrasi seorang pasien di Pakistan meninggal setelah dioperasi dokter gadungan yang ternyata mantan sekuriti rumah sakit (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LAHORE, iNews.id - Peristiwa konyol dan tragis terjadi di sebuah rumah sakit Kota Lahore, Punjab, Pakistan. Seorang pasien perempuan meninggal dunia setelah menjalani operasi oleh mantan sekuriti rumah sakit yang menyamar jadi dokter.

Kepolisian Lahore menyatakan, korban, Shameema Begum (80), meninggal dunia pada Minggu (6/6/2021), setelah dokter gadungan bernama Muhammad Waheed Butt melakukan operasi punggung pasien di Rumah Sakit Mayo Lahore.

Keluarga mengeluarkan biaya sendiri untuk operasi Begum walaupun perawatan berlangsung di rumah sakit pemerintah. Begum bahkan dikunjungi dua kali oleh Butt ke rumahnya untuk mengobati luka.

Namun Begum mengalami pendarahan dan penyakitnya semakin parah sehingga dibawa ke rumah sakit. Singkat cerita, Begum harus menjalani operasi. Namun kondisi pasien tak juga membaik.

Keluarga baru mengetahui siapa sebenarnya Butt setelah operasi yang kemudian dilaporkan ke polisi. Butt langsung ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu jenazah Begum menjalani autopsi untuk memastikan apakah penyebab kematiannya akibat komplikasi atau kesalahan operasi.

Juru Bicara Kepolisian Lahore, Ali Safdar, mengatakan Begum bukan satu-satunya korban Butt. Di masa lalu ada pula pasien yang ditanganinya meskipun tak separah Begum.

"Sekuriti itu didakwa dan berada dalam tahanan polisi. Butt menyamar sebagai dokter dan melakukan visit ke rumah pasien lain di masa lalu," kata Safdar.

Butt dipecat sebagai sekuriti 2 tahun lalu karena memeras pasien.

Sementara itu seorang pejabat rumah sakit mengatakan, manajemen tidak bisa memantau terus menerus aktivitas dokter dan karyawan di rumah sakit pemerintah yang besar tersebut.

"Kami tidak bisa terus memantau apa yang dilakukan semua dokter dan semua orang setiap saat. Ini rumah sakit besar," kata pria yang meminta namanya tak disebutkan itu.

Dia juga belum mengetahui persis apa jenis operasi apa yang dilakukan Butt terhadap pasien, termasuk bagaimana bisa dia masuk ruang operasi bersama tenaga medis yang resmi.

Pada Mei lalu, seorang pria ditangkap karena menyamar sebagai dokter di Rumah Sakit Umum Lahore dan memeras pasien yang akan menjalani operasi.

Pada 2016, seorang perempuan menyamar sebagai ahli bedah saraf melakukan operasi selama 8 bulan bersama dokter di rumah sakit kesehatan terbesar kedua di Pakistan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut