Duh, Perawat Pria Ini Nekat Setubuhi Jenazah Perempuan Muda di Kamar Mayat
LAPAZ - Ada-ada saja ulah perawat pria yang bertugas di sebuah rumah sakit di Lapaz, Bolivia, ini. Ia menyetubuhi jenazah perempuan yang baru meninggal satu jam karena sakit paru-paru.
Aksi bejat pelaku bernama Grover Macuchapi ( 27) itu dipergoki oleh suami jenazah perempuan itu, bahkan pelaku sempat dipukul sebelum diserahkan ke polisi.
Kepala kepolisian Lapaz Douglas Uzquiano mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin 16 Oktober 2017 malam di Rumah Sakit De Clinicas. Sejam setelah meninggal, jenazah dibawa ke kamar mayat.
"Suaminya datang ke kamar mayat dan melihat perawat pria berhubungan seksual dengan jasad istrinya," kata Uzquiano, seperti dikutip dari MailOnline, Jumat (20/10/2017).
Sementara itu sang suami yang tidak disebutkan identitasnya mengakui telah memukul pelaku. "Saya melihat sendiri kejadian itu dan memukulnya. Celananya diturunkan," ungkapnya.
Jasad perempuan itu masih muda yakni berusia 28 tahun. Hal ini yang mengundang ketertarikan pelaku untuk menyalurkan birahinya.
"Sesuatu yang aneh terjadi, seperti mimpi. Hal selanjutnya yang saya ingat adalah ada pukulan dari belakang, suaminya memukul saya," ungkap Macuchapi.
Sementara itu jaksa penuntut mengatakan, Macuchapi terancam lolos dari jeratan hukum karena aturan di Bolivia tidak memuat soal perilaku kelainan seksual dengan korban mayat atau dikenal dengan necrophilia.
Kasus serupa terjadi di Rumah Sakit San Vicente de Paul di Oran, Argentina, pada Mei lalu. Polisi menangkap seorang pria yang menerobos masuk ke kamar mayat lalu berhubungan seksual dengan jenazah perempuan. Pelaku yang merupakan pria berusia 22 tahun mengaku mengalami kelainan seksual yakni punya gairah terhadap mayat perempuan.
Aksinya itu diketahui staf rumah sakit yang kemudian melaporkannya ke polisi. Korbannya adalah perempuan berusia 41 tahun yang meninggal tiba-tiba. Jasadnya masih disimpan di lemari pendingin kamar mayat untuk menunggu autopsi.
Editor: Anton Suhartono