Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arab Saudi Eksekusi Mati Pria-Wanita karena Berbuat Asusila di Masjid Kota Makkah
Advertisement . Scroll to see content

Duh! Pintu Pesawat Ambulans Udara Terbuka dalam Penerbangan, Pasien Meninggal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34:00 WIB
Duh! Pintu Pesawat Ambulans Udara Terbuka dalam Penerbangan, Pasien Meninggal
Ilustrasi seorang perempuan meninggal setelah pesawat ambulans udara yang membawanya, mengalami insiden pintu terbuka dalam penerbangan (Foto: Global Air)
Advertisement . Scroll to see content

DHAKA, iNews.id - Seorang perempuan meninggal dunia setelah pesawat ambulans udara yang membawanya mengalami insiden pintu terbuka dalam penerbangan di Bangladesh, Minggu (18/10/2026).

Perempuan hendak dibawa dari Agartala menuju Kolkata, India, namun pesawat Beechcraft King Air C90A bernomor registrasi VT-HYA itu terpaksa mendarat darurat di Ibu Kota Dhaka.
 
Pesawat mengalami masalah saat menanjak hingga ketinggian 12.000 kaki.

Menyadari ada masalah pada pesawat, pilot memutuskan untuk mengalihkan pendaratan ke Bandara Internasional Hazrat Shahjalal di Dhaka.

Pesawat mendarat dengan aman sekitar pukul 13.40 waktu setempat. Ada tujuh orang di dalamnya, yakni dua pilot, serta pasien, seorang dokter, seorang paramedis, dan dua pendamping.

Pasien, yang diidentifikasi sebagai Anjana Bhowmik (56), dibawa ke Rumah Sakit Spesialis Multicare Kurmitola, namun dokter menyatakan telah meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Bandara, Kamrul Hasan Talukder, mengatakan kepada The Daily Star Bhowmik meninggal di rumah sakit pada pukul 16.40 waktu setempat.

Penyebab pasti seputar kematiannya belum jelas. Belum dipastikan apakah kerusakan teknis berkontribusi pada kematiannya atau apakah disebabkan komplikasi medis.

Pihak berwenang Bangladesh membantu ambulans udara atas dasar kemanusiaan meski pesawat tersebut tidak memiliki izin yang diperlukan untuk pendaratan internasional.

Komisi Tinggi India di Dhaka berkoordinasi dengan pejabat Bangladesh untuk menyelesaikan formalitas diplomatik yang diperlukan.

Pesawat yang dioperasikan SKB Infracon Pvt Ltd India tetap berada di bandara Dhaka sampai pihak berwenang menyelesaikan masalah periizinan.

Enam orang lainnya di dalam pesawat dilaporkan selamat.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut