Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Kabar Rusia Bantu Iran Perang Lawan AS-Israel, Trump: Tak Pengaruh!
Advertisement . Scroll to see content

Duh, Wali Kota Madrid Kena Prank, Bakal Pulangkan Pria Ukraina untuk Perang Lawan Rusia

Rabu, 10 Agustus 2022 - 20:52:00 WIB
Duh, Wali Kota Madrid Kena Prank, Bakal Pulangkan Pria Ukraina untuk Perang Lawan Rusia
Video Jose Luis Martinez Almeida kena prank (Screengrab)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Wali Kota Madrid Jose Luis Martinez Almeida mendapat video call prank dari orang yang mengaku Wali Kota Kiev, Ukraina, Vitali Klitschko. Almeida menawarkan kepada Klitschko untuk memulangkan pria Ukraina di kotanya untuk berperang melawan pasukan Rusia.

Telepon prank itu terjadi pada akhir Juni atau sebelum pertemuan NATO di Madrid. Pelakunya tak lain adalah duo komedian Rusia, Vladimir Kuznetsov dan Aleksey Stolyarov. Mereka juga pernah melakukan telepon prank para pejabat dunia, termasuk Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace.

Dalam pembicaraan itu, Almeida mengatakan kepada Klitschko palsu, pemerintahannya akan menyediakan kendaraan untuk memulangkan para pria Ukraina agar mereka bisa mendaftar ke militer untuk berperang.

“Saya kira perlu lebih banyak tentara untuk berperang melawan Rusia,” kata Almeida, dalam video yang dirilis Kuznetsov dan Stolyarov, seperti dilaporkan kembali RT, Rabu (10/8/2022).

Klitschko palsu lalu bertanya kepada Almeida, apakah pemerintahnya bisa menyita rumah-rumah warga Rusia di Madrid kemudian memberikannya kepada warga Ukraina secara gratis. 

Almeida merespons, Spanyol melakukan yang terbaik untuk mematuhi sanksi Uni Eropa terhadap Rusia. Dia menambahkan tidak ada properti milik Rusia di kotanya yang menjadi target sanksi seperti diperintahkan Uni Eropa.

Dari percakapan itu diketahui Almeida tidak fasih berbahasa Inggris. Selama telepon berlangsung dia beberapa kali meminta bantuan penerjemah.

YouTube memblokir channel duo komedian itu pada Mei lalu, diduga atas permintaan pemerintah Inggris terkait prank terhadap Wallace.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut