Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan
Advertisement . Scroll to see content

Edan! Aparat Sita 2,5 Ton Sabu-Sabu Senilai Rp20 Triliun dari Sebuah Kapal

Minggu, 14 Mei 2023 - 16:46:00 WIB
Edan! Aparat Sita 2,5 Ton Sabu-Sabu Senilai Rp20 Triliun dari Sebuah Kapal
Aparat India menyita 2,5 ton sabu-sabu dari sebuah kapal yang ditahan di wilayah perairan negara itu. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id – Aparat berwenang India menyita sejumlah 2,5 ton narkotika jenis metamfetamina atau sabu-sabu dari sebuah kapal yang ditahan di wilayah perairan negara itu, belum lama ini. Biro Pengendalian Narkotika (NCB) India mengungkapkan, nilai barang haram itu ditaksir mencapai 120 miliar rupee India (Rp20,78 triliun). 

“SEBAGAI BAGIAN DARI OPERASI SAMUDRAGUPTA 2022-23, kira-kira 2500kg kemurnian tinggi Metamfetamina disita dari perairan India di Kerala,” cuit NCB di Twitter pada Sabtu (13/5/2023).

Badan itu juga menyatakan, sejumlah tersangka telah ditahan dalam operasi tersebut. Salah satu dari mereka adalah warga negara Pakistan.

Dalam operasi kali ini, NCB bekerja sama dengan Angkatan Laut India. Tujuannya adalah untuk menghentikan perdagangan narkoba di laut yang berasal dari jalur yang disebut “Golden Crescent” atau Bulan Sabit Emas. Jalur itu meliputi wilayah produksi obat-obatan terlarang di Afghanistan, Iran, dan Pakistan.

Penggerebakan ini berawal dari unit intelijen Angkatan Laut India yang menerima informasi tentang keberadaan sebuah “kapal pengangkut", dengan obat-obatan di dalamnya, meninggalkan pelabuhan di Provinsi Balochistan, Pakistan.

“Pengumpulan dan analisis intelijen yang konstan memungkinkan untuk mengidentifikasi rute yang sangat mungkin dilalui kapal pengangkut itu untuk melakukan penyelundupan,”  kata NCB.

“Sebuah kapal Angkatan Laut India dikerahkan di dekat ‘Golden Crescent’. Berdasarkan data ini, Angkatan Laut mencegat kapal laut besar itu. Metamfetamina yang disembunyikan di 134 karung telah disita dari kapal,” kata biro itu lagi.

Secara total, ada sekitar 3.200 kg sabu-sabu, 500 kilogram heroin, dan 529 kilogram ganja disita selama operasi Samudragupta, menurut NCB. Biro tersebut yakin obat-obatan terakhir berasal dari Afghanistan dan direncanakan untuk didistribusikan di India, Sri Lanka, dan Maladewa.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut