Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 5 Orang Terkaya di Afrika, Kekayaan Nomor 1 Unggul Jauh
Advertisement . Scroll to see content

Elon Musk Terima Kompensasi Rp2.853 Triliun dari Tesla, Setara 2,5 Juta Kali Gaji Karyawannya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:16:00 WIB
Elon Musk Terima Kompensasi Rp2.853 Triliun dari Tesla, Setara 2,5 Juta Kali Gaji Karyawannya
Kompensasi berbasis saham Elon Musk dari Tesla pada 2025 bernilai maksimum setara Rp2.853 triliun, lebih dari 2,5 juta kali upah median karyawan. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - Nilai kompensasiElon Musk dari Tesla pada 2025 mencapai sekitar 158,4 miliar dolar AS atau setara Rp2.853 triliun (kurs Rp18.015 per dolar AS). Angka ini setara lebih dari 2,5 juta kali upah tahunan karyawan Tesla, meski nilai itu bukan berarti seluruhnya telah diterima Musk dalam bentuk uang tunai.

Melansir Forbes berdasarkan dokumen perusahaan yang disampaikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada Senin, kompensasi tersebut terdiri atas nilai maksimum penghargaan kinerja CEO sebesar 132,3 miliar dolar AS dan penghargaan sementara senilai 26,1 miliar dolar AS.

Seluruh kompensasi Musk dari Tesla berbentuk saham. Untuk memperoleh manfaat penuh dari penghargaan tersebut, dia harus memenuhi sejumlah target kinerja dan operasional yang telah ditetapkan perusahaan.

Sementara itu, upah tahunan median karyawan Tesla selain CEO tercatat sebesar 62.786 dolar AS pada 2025. Angka ini meningkat dibandingkan 57.243 dolar AS pada 2024 dan 45.811 dolar AS pada 2023, berdasarkan data dari 135.623 karyawan yang memenuhi kriteria perhitungan.

Tesla mengaitkan penghargaan saham Musk dengan 12 target kapitalisasi pasar dan kinerja operasional. Salah satu target utamanya adalah peningkatan kapitalisasi pasar perusahaan dari 2 triliun dolar AS menjadi 8,5 triliun dolar AS.

Menurut dokumen perusahaan, seluruh target tersebut belum tercapai. Karena itu, nilai maksimum penghargaan saham yang dilaporkan tidak serta-merta menjadi nilai yang bisa langsung direalisasikan Musk.

Tesla sebelumnya juga memberikan penghargaan sementara berupa 96 juta saham terbatas yang disetujui dewan direksi pada Agustus 2025. 

Namun, Musk melepaskan hak atas penghargaan sementara tersebut pada 21 April, setelah paket kompensasi berbasis kinerja 2018 miliknya kembali berlaku melalui putusan Mahkamah Agung Delaware pada Desember 2025.

Pada 16 Juni, Musk menggunakan seluruh 303.960.630 opsi saham dari paket 2018 dengan harga pelaksanaan 23,34 dolar AS per saham. Tesla menahan 17.531.857 saham untuk menutup biaya pelaksanaan opsi tersebut, sehingga tersisa 286.428.773 saham terbatas yang dijadwalkan menjadi hak penuh pada Januari 2028.

Angka kompensasi Musk juga berbeda menurut metode perhitungan. Berdasarkan ukuran yang diwajibkan SEC, nilai kompensasi yang benar-benar dibayarkan kepada Musk pada 2025 tercatat 10,37 miliar dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan metode penghitungan realisasi kompensasi yang digunakan Tesla sendiri, nilai yang diterima Musk tercatat nol dolar AS. Hal ini karena dia tidak menerima gaji konvensional dan tidak menggunakan opsi saham pada periode yang dihitung dalam ukuran tersebut.

Tesla sebelumnya menetapkan gaji pokok Musk sesuai ketentuan upah minimum California. Namun, dokumen perusahaan menyebut Musk tidak pernah menerima gaji tersebut dan meminta penghapusannya pada 2019.

Paket kompensasi berbasis saham 2018 sempat dibatalkan Pengadilan Kanselir Delaware pada Januari 2024. Pengadilan saat itu menilai proses persetujuannya dikendalikan Musk dan tidak adil bagi pemegang saham minoritas.

Namun, pada Desember 2025, Mahkamah Agung Delaware membatalkan putusan tersebut. Keputusan itu membuka jalan bagi Musk untuk memperoleh saham berdasarkan target yang telah dicapai perusahaan selama periode enam tahun berikutnya.

Menurut daftar miliarder Forbes, kekayaan Musk diperkirakan mencapai 934,8 miliar dolar AS atau setara Rp16,84 kuadriliun. Dia menguasai sekitar 11 persen saham Tesla dan 38 persen saham SpaceX.

Kondisi tersebut membuat kekayaannya sangat bergantung pada kinerja saham kedua perusahaan. Perubahan valuasi Tesla maupun SpaceX dapat memengaruhi nilai kekayaan bersih Musk secara signifikan.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut