Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Advertisement . Scroll to see content

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:09:00 WIB
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Recep Tayyip Erdogan menilai Israel semakin berani melakukan agresi militer karena minimnya respons tegas dari masyarakat internasional (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan menilai Israel semakin berani melakukan agresi militer karena minimnya respons tegas dari masyarakat internasional. Menurut dia, sikap diam dunia terhadap berbagai tindakan Israel telah mendorong negara itu bertindak semakin jauh dan mengancam stabilitas kawasan.

Erdogan mendesak negara-negara di dunia untuk mengambil sikap lebih jelas terhadap Israel. Dia menegaskan, upaya mengembalikan Israel ke dalam koridor hukum internasional merupakan tanggung jawab seluruh umat manusia, bukan hanya segelintir negara.

“Menarik Israel kembali ke dalam batas-batas supremasi hukum telah menjadi tugas bersama, bukan hanya negara-negara tertentu, tapi seluruh umat manusia,” kata Erdogan, dalam pidatonya kepada anggota parlemen Partai AK, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (14/6/2026).

Dia juga memperingatkan, agresi Israel kini bukan hanya menjadi ancaman bagi negara-negara yang menjadi sasaran langsung, tapi juga kawasan lebih luas, termasuk Turki.

Erdogan mengatakan serangan yang dilakukan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap Lebanon dan Suriah telah mencapai titik yang mengancam keamanan Turki.

"Serangan oleh Netanyahu dan jaringan pembunuhannya terhadap Lebanon dan Suriah telah membawa masalah ini ke titik di mana hal itu juga mengancam Turki," ujarnya.

Erdogan menegaskan keamanan Turki tidak bisa dipisahkan dari keamanan Suriah dan Lebanon. Karena itu, perkembangan konflik di negara-negara tetangga menjadi perhatian serius bagi Ankara.

Selain itu, Erdogan menuduh Israel berupaya menggoyahkan stabilitas kawasan lain melalui berbagai manuver politik dan keamanan. Dia menyebut Israel memimpin upaya untuk memicu perselisihan di Afrika dan kawasan Mediterania, termasuk di Siprus yang selama puluhan tahun terpecah secara etnis.

“Entitas-entitas kecil ini, yang ambisinya jauh melebihi ukuran mereka, menaiki perahu kejahatan Israel, mengambil peran sebagai subkontraktor Zionis, dan mengejar beberapa mimpi kosong di Mediterania Timur,” katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut