Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Erdogan Kembali Singgung Macron, Sebut Orang Nomor Satu Prancis Itu Tersesat

Senin, 26 Oktober 2020 - 06:23:00 WIB
Erdogan Kembali Singgung Macron, Sebut Orang Nomor Satu Prancis Itu Tersesat
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron (kanan). (foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki, Racep Tayyip Erdogan, kembali melontarkan pernyataan menyinggung Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Terbaru, Erdogan menyebut Macron sebagai orang tersesat.

Sebelumnya, Sabtu kemarin Erdogan melontarkan perkataan yang menyebut Macron butuh pemeriksaan kejiwaan. Ucapan Erdogan tersebut sebagai respons pernyataan orang nomor satu Prancis yang mendukung penerbitan kartun Nabi Muhammad.

Tak cukup sampai disitu, orang nomor satu Turki kembali menyinggung Macron dengan menyebutnya sebagai pria tersesat dan memintanya untuk introspeksi diri.

"Orang yang bertanggung jawab atas Prancis telah tersesat. Dia terus berbicara soal Erdogan sepanjang hari. Lihatlah diri Anda dulu dan kemana Anda akan pergi. Saya katakan di Kayseri kemarin, dia adalah masalah dan dia benar-benar harus diperiksa," kata Erdogan dikutip dari Reuters, Senin (26/10/2020).

Prancis tarik duta besar dari Turki

Prancis menarik Duta Besar untuk Turki untuk berkonsultasi dan akan bertemu dengan Presiden Macron guna membahas situasi setelah pernyataan Erdogan.

"Komentar Presiden Erdogan tidak dapat diterima. Perbuatan yang keterlaluan dan ucapan kasar bukanlah sebuah metode. Kami menuntut agar Erdogan mengubah arah kebijakannya karena berbahaya dalam segala hal," ucap pejabat kepresidenan Prancis.

Kedua pemimpin sebelumnya berseteru terkait beberapa isu, yakni konflik di Laut Mediterania dan perang di Nagorno-Karabakh. Macron menuduh Turki mengirim para pejuang Suriah untuk membantu pasukan Azerbaijan yang kemudian dibantah Erdogan.

Selain itu, Erdogan mengecam pernyataan Macron yang menyebutkan Islam di seluruh dunia sedang mengalami krisis serta mengumumkan pengawasan yang lebh ketat di sekolah-sekolah serta pendanaan masjid dari luar negeri.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut