Erdogan: Perang AS-Israel vs Iran Harus Dihentikam Sebelum Seret Timteng ke Bara Api
ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan perang AS-Israel melawan Iran harus dihentikan segera sebelum seluruh Timur Tengah terjerumus ke dalam bara api. Dia menekankan pendekatan diplomasi untuk menghentikan perang.
"Perang ini harus dihentikan sebelum meluas dan seluruh kawasan terjerumus ke dalam bara. Jika diplomasi diberi kesempatan, sangat mungkin untuk mencapai hal ini," kata Erdogan, kepada anggota parlemen Turki, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/3/2026).
"Mengingat sensitivitas periode yang kita alami, kita berbicara dengan sangat hati-hati. Kita bertindak dengan waspada untuk melindungi Turki dari api yang mengelilinginya," ujarnya, menegaskan.
Turki menawarkan untuk menengahi krisis kedua pihak sebelum serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari lalu. Sejak itu, Erdogan berulang kali menyerukan diplomasi untuk mengakhiri konflik, sambil memperingatkan bahwa Turki akan menanggapi setiap ancaman terhadap keamanan nasionalnya.
Iran Kecam Draf Resolusi PBB, AS-Israel Agresor tapi Malah Dapat Penghargaan
Erdogan mengkritik tindakan AS, Israel, dan Iran dan menyebut serangan udara AS-Israel sebagai "pelanggaran nyata" terhadap hukum internasional.
Namun dalam komentarnya, seperti disampaikan pemimpin dunia lainnya, dia menahan diri untuk menyebut nama Presiden Donal Trump sebagai pemicu serangan. Diketahui, hubungan pribadi Erdogan yang baik dengan Trump telah membantu meredakan ketegangan bilateral AS-Turki selama setahun terakhir.
Qatar: Negara-Negara Teluk Bukan Musuh Iran
Editor: Anton Suhartono