Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Erdogan Sebut AS Tawarkan Jet Tempur F-16 ke Turki sebagai Pengganti F-35

Senin, 18 Oktober 2021 - 05:36:00 WIB
Erdogan Sebut AS Tawarkan Jet Tempur F-16 ke Turki sebagai Pengganti F-35
Recep Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ISTANBUL, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengusulkan penjualan jet tempur F-16 ke Turki sebagai pengganti investasi program F-35 yang dibatalkan menyusul keputusan pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan membeli rudal pertahanan S-400 Rusia. Sebelum pembatalan kedua negara telanjur menyepakati investasi untuk membuat komponen F-35 di Turki.

Presiden Erdogan mengatakan AS yang mengusulkan penjualan jet tempur F-16 tersebut ke Turki sebagai pengganti. Sebelumnya juga dilaporkan Turki mengajukan permintaan ke AS untuk membeli 40 jet tempur buatan Lockheed Martin itu serta hampir 80 alat modernisasi untuk pesawat tempur yang ada.

Erdogan mengatakan Turki sebenarnya ingin uang yang telanjur diberikan ke AS untuk investasi program F-35 dikembalikan. Kedua pihak sedang membicarakan masalah ini.

“Kami telah membayar 1,4 miliar dolar AS untuk F-35 dan AS memiliki usulan seperti itu sebagai imbalan atas pembayaran ini,” kata Erdogan, dikutip dari Reuters.

“Mengenai hal ini, kami mengatakan mari kita mengambil langkah apa pun yang perlu untuk memenuhi kebutuhan pertahanan negara,” ujarnya, menambahkan.

Mengenai tawaran AS itu, Erdogan mengatakan jet tempur F-16 terbaru bisa menambah kekuatan armada pertahanan Turki.

Sebelum pembatalan pada 2019, Turki memesan lebih dari 100 jet tempur siluman F-35. Pembelian rudal pertahanan S-400 Rusia oleh Turki juga memicu sanksi AS. Pada Desember 2020, AS memasukkan perusahaan pertahanan Turki, Direktorat Industri Pertahanan Turki dalam daftar hitam, bersama bosnya Ismail Demir dan tiga pejabat lainnya.

AS ingin Turki menghentikan pembelian rudal pertahanan Rusia. Namun Erdogan menegaskan negaranya masih berniat menambah S-400 dari Rusia. Langkah ini kemungkinan besar juga akan menjegal pengadaan F-16 untuk Turki oleh Kongres, meski pemerintahan Presiden Joe Biden menyetujui.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut