Evakuasi Kelompok White Helmets oleh Israel Dikecam Pemerintah Suriah
DAMASKUS, iNews.id - Pemerintah Suriah mengutuk evakuasi kelompok pertahanan sipil Helm Putih (White Helmets) dari zona perang di selatan negara itu. Evakuasi ratusan anggota Helm Putih ke Yordania dilakukan oleh Israel.
Sekitar 422 relawan dan keluarga mereka dievakuasi ke Yordania melalui Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Mereka dikhawatirkan akan dianiaya di tengah situasi Suriah yang semakin memanas.
Suriah menyebut langkah itu sebagai operasi kriminal yang dilakukan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan negara lain yang menjadi 'alat' mereka.
"Kata-kata kecaman tidak cukup untuk mengecam tindakan tercela ini. Helm Putih mendukung teroris dan dunia telah memperingatkan bahaya kelompok itu," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Suriah, seperti dikutip kantor berita Sana.
Pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al Assad menganggap Helm Putih sebagai agen kekuatan Barat. Para pendukung serta Rusia, yang menjadi sekutu Suriah, menyebut para relawan itu mendukung para pemberontak dan memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok jihadis.
Namun para penentang Assad melihat kelompok itu sebagai pahlawan atas aksi penyelamatan mereka di kota-kota yang dibom dan dikuasai pemberontak.
Pihak Helm Putih menyebut diri mereka sebagai tenaga kerja sukarela yang bekerja menyelamatkan warga di zona perang Suriah. Mereka hanya beroperasi di wilayah yang dikuasai pemberontak.
Sementara itu, IDF mengaku bertindak atas permintaan dari AS, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya.
Sedikitnya 800 anggota kelompok Helm Putih bekerja di kawasan barat daya Suriah, namun mereka terjebak akibat gempuran militer Suriah. Karena itu sampai saat ini baru 422 warga saja yang dievakuasi dengan selamat.
Editor: Nathania Riris Michico