Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Fineshield, Proteksi Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Jerman
Advertisement . Scroll to see content

Filipina Tawarkan Perawat untuk Ditukar dengan Vaksin Covid ke Inggris dan Jerman

Rabu, 24 Februari 2021 - 06:08:00 WIB
Filipina Tawarkan Perawat untuk Ditukar dengan Vaksin Covid ke Inggris dan Jerman
Filipina menawarkan tenaga kesehatan untuk ditukar dengan vaksin Covid-19 kepada Inggris dan Jerman (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Filipina berupaya mengamankan kebutuhan vaksin Covid-19 untuk negaranya, meskipun harus menukarnya dengan tenaga perawat. Tawaran ini diberikan kepada Inggris dan Jerman.

Pemerintah Filipina akan mengizinkan ribuan petugas kesehatan, mayoritas perawat, untuk bekerja di Inggris dan Jerman jika kedua negara tersebut setuju memberikan vaksin virus corona sebagai imbalan.

Direktur Urusan Internasional Kementerian Tenaga Kerja Filipina Alice Visperas mengatakan, negaranya terbuka untuk mencabut pembatasan pengiriman tenaga kesehatan dengan imbalan vaksin Covid-19 dari Inggris dan Jerman. Vaksin yang didapat dari Inggris dan Jerman akan digunakan untuk tenaga kerja Filipina di luar negeri maupun pekerja yang baru pulang.

Saat ini ada jutaan warga Filipina yang bekerja di luar negeri. Mereka berkontribusi lebih dari 30 miliar dolar AS per tahun dalam pengiriman uang ke dalam negeri.

"Kami sedang mempertimbangkan permintaan untuk mencabut pembatasan, sesuai kesepakatan," kata Visperas, dikutip dari Reuters, Rabu (24/2/2021).

Filipina telah melonggarkan larangan penempatan petugas kesehatan di luar negeri menjadi 5.000 orang per tahun.

Sementara itu Kementerian Kesehatan Inggris menyatakan tidak tertarik dengan skema pertukaran tenaga kesehatan dengan vaksin. Pemerintah Inggris memprioritaskan penggunaan vaksin di dalam negeri. Setelah itu, mereka akan membagikan kelebihannya di masa depan.

Petugas kesehatan yang bekerja di Layanan Kesehatan Nasional pada 2020 berjumlah 11.000 lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 30.000 petugas berasal dari Filipina.

"Kami tidak punya rencana untuk menyetujui kesepakatan vaksin dengan Filipina terkait perekrutan perawat lebih lanjut. Kami akan berbagi kelebihan vaksin di masa mendatang, misalnya melalui program pengadaan internasional Covax," kata seorang juru bicara kementerian kesehatan.

Inggris memiliki angka kematian akibat virus corona tertinggi kelima di dunia, sementara Jerman memiliki angka infeksi terbanyak ke-10 secara global.

Filipina masih berupaya mengamankan 148 juta dosis vaksin Covid-19, sementara Inggris telah memesan lebih dari 400 juta dosis, enam kali lipat dari jumlah penduduk negara itu.

Inggris dan Jerman telah menyuntik 23 juta warga, sementara Filipina belum memulai kampanye vaksinasi yakni menargetkan 70 juta orang dewasa atau dua per tiga dari 108 juta penduduknya. 

Filipina akan memulai vaksinasi Covid-19 massal pekan ini menggunakan produk dari China.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut