Gambar Satelit Ungkap Aktivitas di Tempat Penyimpanan Senjata Nuklir Korut, Akan Ada Uji Coba?
LONDON, iNews.id - Korea Utara (Korut) tampaknya tetap melanjutkan program senjata nuklir. Dari gambar satelit yang dirilis baru-baru ini terungkap aktivitas baru di lokasi penyimpanan senjata, di Yongdoktong.
Yongdoktong merupakan fasilitas persenjataan bawah tanah yang berada di Provinsi Pyongan Utara.
Selama ini pintu masuk terowongan selalu teramati satelit, memungkinkan pengamat untuk mengawasi aktivitas masuk-keluar dari lokasi tersebut. Namun kini Korut mendirikan gedung baru untuk menutupi pintu masuk, memicu spekulasi bahwa Korut akan memindahkan senjata nuklirnya tanpa diketahui musuh.
Seorang ahli nonproliferasi nuklir di Middlebury Institute, Jeffrey Lewis, mengatakan bangunan itu menjadi sinyal akan dilakukannya uji coba senjata.
Kisah Diplomat Rusia Terpaksa Tinggalkan Korut Naik Kereta Troli yang Didorong Sendiri
“Ada sejumlah fasilitas berbeda di lokasi itu. Fungsi paling penting tampaknya menguji bahan peledak berkekuatan tinggi untuk senjata nuklir utama," ujarnya, dikutip dari The Sun, Jumat (5/3/2021).
Sampai saat ini, lanjut dia, Yongdoktong diyakini sebagai satu-satunya fasilitas penyimpanan senjata nuklir Korut.
Kim Jong Un Pecat Menteri Perekonomian Korut yang Baru Diangkat Sebulan, Ini Alasannya
“Korut diyakini memiliki sekitar 4 lusin senjata nuklir yang semuanya diyakini disimpan di sina," ujarnya, menambahkan.
Gambar satelit itu muncul setelah muncul spekulasi negara itu menghidupkan kembali pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) setelah 2 tahun tak beroperasi. Pengaktifan PLTU menunjukkan Korut diam-diam mengekstraksi plutonium untuk membuat lebih banyak senjata nuklir.
Dokumen PBB Sebut Korut Tetap Kembangkan Senjata Nuklir dan Rudal Balistik
Asap terlihat berasal dari Pusat Penelitian Senjata dan Sains Nuklir berdasarkan citra satelit terbaru yakni diambil pada akhir Februari.
Gambar satelit di Pabrik Pengayaan Uranium utama negara itu menunjukkan peningkatan aktivitas sejak awal tahun ini ditandai dengan pergerakan kendaraan dan peralatan khusus.
"Korut sekarang telah membangun struktur yang menutupi sepasang pintu masuk terowongan. Struktur baru ini tidak mencolok. Terlihat seperti bangunan besar dengan atap miring, meski sebenarnya merupakan pintu masuk terowongan. Korut mungkin ingin memiliki area tertutup di mana kendaraan dapat parkir sambil memuat atau menurunkan senjata nuklir atau komponen senjata nuklir," tuturnya.
Bangunan baru itu tampaknya sudah mulai dibangun pada 2020.
Sumber intelijen Amerika Serikat mengatakan kepada CNN, fasilitas itu terus digunakan sebagai ambisi nuklir pemerintahan Kim Jong Un.
"Yongdoktong sebelumnya diidentifikasi oleh intelijen AS sebagai fasilitas yang dicurigai menyimpan senjata nuklir dan masih diyakini digunakan untuk tujuan itu," kata sumber.
Editor: Anton Suhartono