Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Penggerebekan Geng Narkoba di Brasil Tewaskan 132 Orang, Sekjen PBB Desak Penyelidikan
Advertisement . Scroll to see content

Gawat, Persediaan Uang PBB Mungkin Hanya Bertahan sampai Akhir Oktober 2019

Selasa, 08 Oktober 2019 - 12:59:00 WIB
Gawat, Persediaan Uang PBB Mungkin Hanya Bertahan sampai Akhir Oktober 2019
Antonio Guterres (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Kabar buruk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi perdamaian dunia yang bermarkas di New York, Amerika Serikat, itu mengalami defisit anggaran hingga 230 juta dolar AS atau sekitar Rp3,2 triliun.

Sekjen Antonio Guterres bahkan mengatakan, persediaan keuangan organisasinya kmungkinan hanya bertahan hingga akhir Oktober 2019.

Dalam surat yang ditujukan kepada 37.000 karyawan Sekretariat PBB, Senin (7/10/2019), Guterres mengungkap pihaknya terpaksa menerapkan langkah-langkah untuk menyelamatkan organisasi.

(Markas Pusat PBB di New York/AFP)

"Negara-negara anggota hanya membayar 70 persen dari total yang diperlukan untuk operasional rutin kami pada 2019. Ini berarti ada kekurangan sebesar 230 juta dolar AS pada akhir September. Kami menjalankan rencana cadangan likuiditas pada akhir bulan ini," demikian isi surat, yang juga ditunjukkan seorang sumber kepada AFP.

Guterres mengatakan, untuk mengurangi beban biaya, organisasi menerapkan langkah penghematan seperti menunda konferensi dan pertemuan-pertemuan, serta mengurangi program layanan.

Langkah lain adalah membatasi perjalanan dinas, di mana hanya kegiatan-kegiatan penting saja yang diprioritaskan.

Seorang pejabat PBB yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, pada awal tahun, Guterres meminta kepada negara-negara anggota untuk menambah kontribusi mereka demi mencegah krisis keuangan, namun ditolak.

"Tanggung jawab utama untuk membuat keuangan kita sehat terletak pada negara-negara anggota," kata Guterres.

Tidak termasuk operasi pemeliharaan perdamaian, anggaran operasional PBB untuk periode 2018-2019 mendekati angka 5,4 miliar dolar AS. Dari jumlah itu, sebanyak 22 persennya ditanggung Amerika Serikat.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut