Gedung Berlantai 7 di Kamboja Ambruk, 3 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terjebak
PHOM PENH, iNews.id - Gedung berlantai tujuh yang sedang dalam proses pembangunan di Kota Sihanoukville, Kamboja, runtuh, Sabtu (22/6/2019) pagi. Sejauh ini tiga orang dinyatakan tewas dan puluhan lainnya diduga masih terjebak.
Gedung tersebut diketahui milik perusahaan China yang akan digunakan sebagai tempat hiburan.
"Kami sudah mengangkat satu jenazah dan melihat dua lainnya terjepit di reruntuhan," kata Gubernur Preah Sihanouk, Yun Min, dikutip dari AFP.
Yun Min menambahkan, 13 orang mengalami luka dalam insiden ini dan sudah menjalani perawatan di rumah sakit. Sedikitnya tujuh orang diselamatkan dalam kondisi tak mengalami luka.
"20 orang diselamatkan sejauh ini, kami belum bisa mengatakan dengan tepat berapa banyak yang terperangkap dalam reruntuhan," katanya, seraya berharap ada yang sedang berada di luar gedung saat kecelakaan.
Senada dengan Yun Min, Menteri Informasi Khieu Kanharith mendapat informasi bahwa sekitar 30 pekerja terjebak.
"Ada lebih dari 30 orang di reruntuhan puing-puing bangunan," kata Kanharith di Facebook, mengutip keterangan saksi.
Dia mengatakan semua yang tewas merupakan warga Kamboja, termasuk dua pekerja dan seorang penerjemah.
Gambar menunjukkan ekskavator menggali puing-puing bangunan untuk mengeluatkan korban yang diduga masih terjebak.
Gedung tersebut diketahui milik pengusaha China yang menyewa tanah dari warga Kamboja.
Investasi China membanjiri kota pantai ini sejak beberapa tahun terakhir, memacu pembangunan gedung-gedung yang bisa diperuntukkan untuk kasino.
Ada sekitar 50 kasino milik China dan puluhan hotel yang sedang dibangun di kota itu.
Editor: Anton Suhartono