Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cemburu, Suami Bakar Istri hingga Tewas di Hadapan Anak-Anak
Advertisement . Scroll to see content

Gedung Permukiman di India Ambruk, Sedikitnya 2 Orang Tewas

Rabu, 18 Juli 2018 - 10:24:00 WIB
Gedung Permukiman di India Ambruk, Sedikitnya 2 Orang Tewas
Gedung ambruk di Greater Noida, India, menewaskan sedikitnya dua orang (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Setidaknya dua orang tewas setelah gedung yang masih dalam pembangunan di kompleks perumahan di Greater Noida, Uttar Pradesh, India, runtuh, Selasa (17/7/2018) malam. Gedung ambruk menimpa bangunan lain di sebelahnya yang dihuni warga.

Banyak orang dikhawatirkan terjebak dalam reruntuhan. Petugas bekerja keras mengangkat reruntuhan bangunan untuk mengeluarkan para korban, Rabu (18/7/2018). Greater Noida yang merupakan kota satelit dari New Delhi.

Selain dua korban tewas, pihak berwenang belum bisa memastikan ada berapa orang di dalam gedung berlantai enam itu saat kejadian.

"Kami tak punya bukti kuat mengenai berapa jumlah orang yang berada di gedung saat kejadian," kata kepala pemadam kebakaran setempat, Arun Kumar Singh, dikutip dari AFP.

Namun dia memastikan ada orang lain, selain korban tewas, di dalam gedung.

Setidaknya 100 orang dikerahkan untuk mengangkat reruntuhan. Peralatan berat juga digunakan untuk mencari para korban.

Greater Noida dikenal dengan kompleks permukiman vertikal untuk menampung warga kelas menengah. Mereka tidak tinggal di New Delhi karena harga properti serta biaya sewa tempat tinggal yang tinggi.

Namun pembangunan gedung permukiman di sana cenderung mengabaikan aturan konstruksi dari pemerintah. Bangunan dibuat dari material di bawah standar demi mencari keuntungan.

Kejadian bangunan atau konstruksi runtuh di India cukup sering terjadi, terutama di musim hujan antara Juni sampai September.

Pada Mei lalu, sedikitnya 18 orang tewas akibat jalan layang runtuh menimpa kendaraan. Pada 2017, sedikitnya 30 orang tewas setelah bangunan berusia 100 tahun di Mumbai ambruk.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut