Gedung Permukiman di India Ambruk, Sedikitnya 2 Orang Tewas
NEW DELHI, iNews.id - Setidaknya dua orang tewas setelah gedung yang masih dalam pembangunan di kompleks perumahan di Greater Noida, Uttar Pradesh, India, runtuh, Selasa (17/7/2018) malam. Gedung ambruk menimpa bangunan lain di sebelahnya yang dihuni warga.
Banyak orang dikhawatirkan terjebak dalam reruntuhan. Petugas bekerja keras mengangkat reruntuhan bangunan untuk mengeluarkan para korban, Rabu (18/7/2018). Greater Noida yang merupakan kota satelit dari New Delhi.
Selain dua korban tewas, pihak berwenang belum bisa memastikan ada berapa orang di dalam gedung berlantai enam itu saat kejadian.
"Kami tak punya bukti kuat mengenai berapa jumlah orang yang berada di gedung saat kejadian," kata kepala pemadam kebakaran setempat, Arun Kumar Singh, dikutip dari AFP.
Namun dia memastikan ada orang lain, selain korban tewas, di dalam gedung.
Setidaknya 100 orang dikerahkan untuk mengangkat reruntuhan. Peralatan berat juga digunakan untuk mencari para korban.
Greater Noida dikenal dengan kompleks permukiman vertikal untuk menampung warga kelas menengah. Mereka tidak tinggal di New Delhi karena harga properti serta biaya sewa tempat tinggal yang tinggi.
Namun pembangunan gedung permukiman di sana cenderung mengabaikan aturan konstruksi dari pemerintah. Bangunan dibuat dari material di bawah standar demi mencari keuntungan.
Kejadian bangunan atau konstruksi runtuh di India cukup sering terjadi, terutama di musim hujan antara Juni sampai September.
Pada Mei lalu, sedikitnya 18 orang tewas akibat jalan layang runtuh menimpa kendaraan. Pada 2017, sedikitnya 30 orang tewas setelah bangunan berusia 100 tahun di Mumbai ambruk.
Editor: Anton Suhartono