Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 
Advertisement . Scroll to see content

Gedung Putih Klaim Petinggi Hamas Marwan Issa Terbunuh dalam Serangan Israel

Selasa, 19 Maret 2024 - 16:46:00 WIB
Gedung Putih Klaim Petinggi Hamas Marwan Issa Terbunuh dalam Serangan Israel
Jake Sullivan mengungkap serangan Israel di Gaza pekan lalu membunuh salah satu pemimpin Hamas, Marwan Issa (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih mengungkap pasukan Israel membunuh salah satu pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Palestina, Marwan Issa. Serangan terjadi pekan lalu di wilayah Al Nuseirat, Gaza Tengah.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, Marwan Issa yang merupakan wakil komandan sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al Qassam, meninggal dalam operasi militer.

Namun Hamas maupun militer Israel belum mengonfirmasi kematian Issa dalam serangan pekan lalu.

Seorang sumber pejabat senior Israel mengatakan pihaknya belum bisa mengonfirmasi kematian Issa, namun ada beberapa indikasi yang menuju ke arah sana.

Disebutkan, Issa kemungkinan terkena serangan udara Israel pada 9 atau 10 Maret.

Kepala staf angkatan bersenjata Israel pada 17 Maret lalu mengungkapkan keyakinannya bahwa Issa terbunuh dalam serangan itu. Dia menyebut Hamas berusaha menyembunyikan kondisi para pejabat senior Hamas.

Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan, jet-jet tempur menyerang terowongan di Nuseirat di Gaza tengah yang diyakini menjadi tempat persembunyian Issa dan para pejabat senior Al Qassam lainnya. 

Sejauh ini belum ada komentar dari Hamas terkait pernyataan Sullivan. Militer Israel juga menolak mengomentari pernyataan penasihat Biden itu.

Jika kabar itu benar, Issa merupakan tokoh paling senior di Brigade Al Qassam yang meninggal sejak perang 7 Oktober. Meski demikian, para pakar yakin kematian satu pemimpin Hamas atau Al Qassam tak akan berpengaruh besar karena sistem kaderisasi di kelompok perlawanan Palestina itu sudah diatur sedemikian rupa sehingga posisi yang ditinggalkan bisa segera terisi.

Sebelumnya, pada 2 Januari 2024, Israel membunuh Wakil Kepala Biro Politik Hamas Saleh Al Arouri di Lebanon. Arouri juga diketahui salah satu pendiri Al Qassam. Saat itu Hamas langsung mengeluarkan pernyataan mengenai meninggalnya Arouri.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut