Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Dahsyat di Nepal, Kemlu: 51 WNI Dipastikan Aman
Advertisement . Scroll to see content

Geger! Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:23:00 WIB
Geger! Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia
Ilustrasi pasukan Rusia (foto: Kemhan Rusia via AP)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU) mengungkap setidaknya delapan warga negara Indonesia (WNI) direkrut angkatan bersenjata Rusia untuk berperang melawan Ukraina.

Informasi tersebut disampaikan FISU melalui keterangan resminya belum lama ini. Badan intelijen Ukraina itu menyebut telah memperoleh dokumen mengenai sedikitnya delapan WNI yang direkrut ke dalam barisan tentara Rusia.

"Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen mengenai setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam jajaran angkatan bersenjata pendudukan Rusia," demikian keterangan FISU.

FISU menyebut perekrutan warga asing dilakukan Rusia secara sistematis untuk memenuhi kebutuhan personel di medan perang. Menurut intelijen Ukraina, perekrutan tersebut juga digunakan untuk membangun narasi mengenai dukungan internasional terhadap perang Rusia di Ukraina.

Dalam laporan tersebut, FISU mengatakan para warga asing direkrut dengan berbagai tawaran. Di antaranya bayaran tinggi, tugas non-tempur, percepatan mendapatkan kewarganegaraan Rusia, hingga tunjangan sosial.

"Dijanjikan gaji tinggi, tugas non-tempur, percepatan memperoleh kewarganegaraan Rusia, dan tunjangan sosial, menarik orang-orang yang sering tidak mengetahui ke mana sebenarnya mereka akan dikirim," tulis FISU.

FISU mengeklaim pola perekrutan serupa sebelumnya telah digunakan terhadap warga negara Nepal, Kuba, Kenya dan India. Menurut mereka, sebagian dari warga asing yang direkrut tersebut akhirnya ditempatkan di garis depan tanpa pelatihan, bahkan beberapa dilaporkan tewas dalam beberapa pekan pertama.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut