Gempa Bumi di Tambang Emas Afsel, 1 Orang Tewas dan 5 Hilang
JOHANNESBURG, iNews.id - Gempa mengguncang tambang emas di pinggiran Johannesburg, Afrika Selatan, Kamis (3/5). Gempa mengakibatkan seorang penambang dari Perusahaan Sibanye Stillwater tewas serta lima lainnya hilang terkubur di bawah tanah.
Awalnya, 13 penambang terperangkap sekitar tiga kilometer di bawah permukaan. Namun penyelamat berhasil menyelamatkan beberapa penambang. Juru bicara perusahaan, James Wellsted, mengatakan salah satu penambang tewas karena luka berat.
"Gempa sangat dekat dengan tempat para penambang bekerja," kata Wellsted, kepada AFP, Jumat (4/5/2018).
Wellsted menyebut, delapan penambang lain masih berada di bawah tanah, tiga di antaranya sudah ditemukan namun lima lainnya masih hilang.
Kongres Serikat Pekerja Afrika Selatan menyatakan, catatan keselamatan dari perusahaan pertambangan Sibanye Stillwater mengkhawatirkan.
Pada Februari, hampir 1.000 penambang terperangkap di bawah tanah selama 30 jam setelah pemadaman listrik yang disebabkan oleh badai.
Beberapa hari kemudian, dua penambang tewas setelah tanah runtuh di sebuah tambang juga milik kelompok tersebut.
Kecelakaan tambang sering terjadi di Afrika Selatan. Pada 2016, sebanyak 73 orang tewas di pertambangan di seluruh negeri.
Editor: Nathania Riris Michico