Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Picu Ledakan di Mal, Sejumlah Orang Terjebak
TOKYO, iNews.id - Gempa bumi bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Prefekur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/6/2026), menyebabkan sejumlah orang terjebak di pusat perbelanjaan.
Beberapa laporan menyebutkan, ledakan mengguncang Mal Aeon Kumamoto, menyusul gempa dahsyat yang diikuti dengan peringatan tsunami yang dicabut sekitar 1 jam kemudian.
Gempa tersebut berpusat di daratan Pulau Kyushu dengan kedalaman 10 km pada pukul 16.27 waktu setempat.
JMA juga memperingatkan potensi gempa susulan kuat, mengingat episentrum gempa utama yang dangkal.
Rekaman video yang ditayangkan oleh stasiun televisi NHK menunjukkan jalan dan jembatan retak serta beberapa bangunan terbakar.
"Kami masih menilai tingkat luka dan kerusakan properti, namun saya telah diberitahu sudah ada beberapa korban luka," kata Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi.
Peringatan tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang (JMA) memaksa evakuasi lebih dari 150.000 orang ke tempat penampungan.
Jepang adalah salah satu negara paling rawan gempa bumi di dunia, mengalami sekitar 1.500 guncangan setiap tahun.
Editor: Rizky Agustian