Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: Gempa Magnitudo 7 Guncang Tibet China
Advertisement . Scroll to see content

Gempa M7 Tibet China Tewaskan 16 Orang, Xi Jinping Perintahkan Operasi SAR Besar-besaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:51:00 WIB
Gempa M7 Tibet China Tewaskan 16 Orang, Xi Jinping Perintahkan Operasi SAR Besar-besaran
Tim SAR meninjau bangunan yang rusak usai gempa M7 di Kota Nagqu, Tibet, Tiongkok, Jumat (23/10/2026). (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Presiden ChinaXi Jinping memerintahkan upaya penyelamatan dan bantuan medis secara maksimal setelah gempa bermagnitudo 7 mengguncang wilayah Nagqu, Tibet, China pada Kamis (22/10/2026) malam. Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 16 orang, melukai 54 lainnya, dan merobohkan ratusan rumah.

Dilansir dari Associated Press (AP), Xi mengeluarkan instruksi pada Jumat (23/10/2026) pagi untuk memastikan operasi penyelamatan dan bantuan medis dilakukan secara maksimal. Xi biasanya mengeluarkan instruksi serupa dalam peristiwa bencana atau kecelakaan besar.

Gempa mengguncang wilayah terpencil di Nagqu, sebelah utara Lhasa, ibu kota Tibet, pada Kamis (22/10/2026). Kawasan tersebut berada di ketinggian sekitar 4.800 meter di atas permukaan laut, sehingga kondisi geografis dan suhu dingin menjadi tantangan bagi tim penyelamat.

Menurut media pemerintah China, sedikitnya 339 rumah roboh akibat gempa. Para pejabat juga mengkhawatirkan potensi runtuhnya bangunan lain akibat gempa susulan serta risiko jatuhnya batu dari lereng pegunungan.

Penjabat Wali Kota Nagqu, Dunzhu, mengatakan tim SAR telah melakukan tiga putaran pencarian hingga Jumat sore. Petugas memeriksa setiap rumah tangga di masing-masing desa untuk memastikan kondisi warga terdampak.

Lebih dari 5.000 personel dari tiga wilayah setempat telah dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan. Bantuan yang dikirim ke lokasi bencana mencakup 2.000 unit hunian prefabrikasi, sekitar 3.400 tenda, 2.000 tempat tidur lipat, serta berbagai perlengkapan, termasuk senter dan pakaian musim dingin.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pada Kamis pukul 22.33 waktu setempat. Pusat gempa berada sekitar 191 kilometer di sebelah timur-timur laut Nagqu, dengan kedalaman 18 kilometer.

USGS juga mencatat sedikitnya tujuh gempa susulan dengan magnitudo antara 4,3 hingga 5,2. Seluruh gempa susulan tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer.

Dampak gempa turut mengganggu infrastruktur dan akses transportasi. Kantor berita resmi China, Xinhua, melaporkan komunikasi di sejumlah wilayah terdampak sempat terputus. Otoritas kereta api setempat juga menghentikan perjalanan kereta yang melintasi kawasan tersebut sebagai langkah darurat.

Selain itu, tanah longsor batu memaksa pihak berwenang menutup sebagian Jalan Raya Nasional 317. Jalur tersebut hanya dibuka bagi kendaraan darurat, tim penyelamat, dan kendaraan resmi, sementara petugas berupaya membersihkan material longsor.

Kondisi cuaca juga menjadi perhatian dalam proses evakuasi dan penanganan korban. Xinhua melaporkan salju diperkirakan turun sesekali di wilayah terdampak selama tiga hari ke depan.

Di tengah ancaman gempa susulan, suhu dingin, dan potensi longsor, tim penyelamat terus menyisir permukiman untuk mencari korban serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Instruksi Xi Jinping menempatkan operasi penyelamatan dan bantuan medis sebagai prioritas pemerintah China dalam menangani bencana tersebut.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut