Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Kuat Guncang Meksiko, Konpers Presiden Ditunda gegara Alarm Seismik Berbunyi
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Turki Terbaru Magnitudo 5,6, 1 Orang Tewas 29 Bangunan Ambruk

Senin, 27 Februari 2023 - 20:04:00 WIB
Gempa Turki Terbaru Magnitudo 5,6, 1 Orang Tewas 29 Bangunan Ambruk
Gempa bumi M5,6 mengguncang Turki tewaskan 1 orang dan melukai 69 lainnya (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ISTANBUL, iNews.id - Turki kembali diguncang gempa bumi, Senin (27/2/2023), kali ini bermagnitudo 5,6 dengan kedalaman 7 km, berdasarkan data badan penanggulangan bencana Turki AFAD. Gempa terbaru ini juga menyebabkan satu orang tewas dan 69 lainnya luka.

Selain itu 29 bangunan runtuh akibat gempa terbaru yang bertitik pusat di Kota Yesilyurt, Provinsi Malatya, itu.

Kepala AFAD Yunus Sezer mengatakan, tim SAR dikerahkan ke lima bangunan yang runtuh untuk mengevakuasi orang yang kemungkinan tertimbun reruntuhan.

Media lokal melaporkan, dua orang diyakini terjebak di reruntuhan sebuah bangunan.

Tim penyelamat mengeluarkan seorang pria dalam kondisi hidup dari reruntuhan bangunan. Beberapa saat kemudian, seorang perempuan yang disebut sebagai anak perempuan dari korban pertama, juga diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang sama.

Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) mengungkap gempa bermagnitudo 5,2 dengan kedalaman 5 km. 

Pejabat AFAD Orhan Tatar mengatakan Turki diguncang 9.500 lebih gempa susulan hingga Sabtu lalu sejak gempa utama pada 6 Februari. Gempa susulan, paling kuat menembus 6,6 SR, tercatat setiap 3 menit. Turki diperkirakan masih diguncang gempa seusulan selama 2 tahun mendatang.

Korban tewas akibat gempa pada 6 Februari telah menembus 50.000 orang di Turki maupun Suriah. Sebanyak 44.000 di antaranya berada di Turki dan lebih dari 8.000 di Suriah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut