Gempar, Puluhan Orang Tewas dalam Insiden Festival Api Unggun Yahudi di Israel
YERUSALEM, iNews.id - Setidaknya 28 orang dilaporkan tewas dalam insiden di festival api unggun Yahudi di Israel, Jumat (30/4/2021). Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan kesedihannya dan menyebut peristiwa itu sebagai bencana besar.
"Ini bencana besar, kami semua berdoa untuk kesejahteraan para korban,” ujar Netanyahu dikutip Reuters, Jumat (30/4/2021).
Acara keagamaan tersebut, yang dikenal sebagai Lag B'Omer digelar di utara Gunung Meron. Puluhan ribu orang Yahudi ultra-ortodoks berkumpul di komplek makam kuno untuk menjalankan ritual tahunan, termasuk doa sepanjang malam dan menari di sekitar api unggun.
Stasiun televisi Israel Channel 12 melaporkan, seperti dikutip Reuters, layanan ambulans dari badan darurat Magen David Adom mengonfirmasi puluhan orang luka parah. Sebanyak 50 orang yang terluka tengah dirawat dan 20 di antaranya kondisi kritis.
HRW Tuduh Israel Lakukan Praktik Apartheid dan Persekusi Warga Palestina
Polisi mengatakan dua orang ditangkap karena dituding mengganggu upaya petugas untuk menjaga ketertiban di lokasi tersebut. The Associated Press melaporkan korban berjatuhan akibat kerusuhan di tengah kerumunan puluhan ribu orang Yahudi yang berdesak-desakan.
Akibatnya, tribun yang menjadi lokasi acara dilaporkan runtuh. Belum diketahui pasti apakah ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut. Hingga kini kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan.
Editor: Rizal Bomantama