Gencatan Senjata Hamas-Israel Berakhir Hari Ini, Diperpanjang Lagi?
GAZA, iNews.id - Gencatan senjata kemanusiaan Hamas-Israel berakhir Rabu (29/11/2023). Kedua pihak masih bernegosiasi guna memperpanjangnya sampai beberapa hari berikut.
Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata 6 hari, yakni 4 hari yang diperpanjang 2 hari. Hingga Rabu (29/11/2023) Hamas telah membebaskan 60 sandera sipil Israel, belum termasuk warga asing Thailand. Sedangkan Israel membebaskan 180 tahanan lebih Palestina.
Israel menyatakan siap memperpanjang gencatan senjata jika Hamas membebaskan 10 sandera setiap hari. Namun dengan semakin sedikitnya tawanan perempuan dan anak-anak, berarti akan beralih ke kelompok tawanan lain yakni pria dewasa.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan menambah jumlah tahanan Palestina yang dibebaskan yakni 50 orang perempuan setiap hari ke dalam daftar jika ada perpanjangan.
Menlu Retno di Sidang Umum PBB Desak Gencatan Senjata Permanen Israel-Hamas
Sementara itu seorang pejabat Palestina mengatakan, pada dasarnya kedua belah bersedia memperpanjang gencatan senjata, namun sejauh ini belum ada kesepakatan yang tercapai. Negosiasiasi masih berlangsung melibatkan mediator Qatar dan Mesir.
Namun masih banyak sandera Israel yang belum dibebaskan. Hamas dan pejuang Gaza lain diperkirakan menahan sekitar 240 sandera, termasuk tentara, saat serangan pada 7 Oktober.
Diundang Hamas Kunjungi Gaza, Begini Respons Elon Musk
Sementara itu pembebasan sandera pada Selasa kemarin, untuk pertama kali, melibatkan sandera yang ditahan kelompok perlawanan Jihad Islam.
Editor: Anton Suhartono