Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Sebut Pelaku Karhutla sebagai Terorisme Lingkungan: Ini Kejahatan Kemanusiaan
Advertisement . Scroll to see content

Gereja Yordania Ditembaki saat Upacara Pemakaman, 8 Orang Tewas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:42:00 WIB
Gereja Yordania Ditembaki saat Upacara Pemakaman, 8 Orang Tewas
Jumlah korban tewas akibat serangan terhadap gereja di Provinsi Karak, Yordania, Jumat (23/10), bertambah menjadi delapan orang (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

AMMAN, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat serangan terhadap gereja di Provinsi Karak, Yordania, Jumat (23/10/2026), bertambah menjadi delapan orang. Para korban merupakan pelayat yang menghadiri prosesi pemakaman seorang warga di Gereja Ortodoks Yunani St George di Hamoud.

Menteri kesehatan Yordania Ibrahim Al Badour mengatakan, satu dari puluhan korban luka masih dalam kondisi kritis akibat serangan membabi buta tersebut.

"Salah satu korban luka dalam serangan teroris tersebut masih dalam kondisi kritis," kata Al Badour, dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi Al Mamlaka Yordania. 

Direktur Keamanan Publik Yordania Obaidallah Maaytah pada Jumat lalu mengatakan, tujuh orang tewas dan 27 lainnya luka akibat serangan itu.

Setelah insiden tersebut, Perdana Menteri Yordania Jafar Hassan memerintahkan tiga hari masa berkabung nasional mulai Jumat.

Hassan juga memerintahkan agar bendera dikibarkan setengah tiang di kementerian, kantor-kantor pemerintah, serta lembaga publik selama masa berkabung.

Hingga kini pelaku serangan masih diburu otoritas Yordania. Sejumlah pria bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan ke Gereja St George. Dua pelaku keluar dari mobil lalu melepaskan tembakan selama upacara pemakaman berlangsung.

Menteri Dalam Negeri Yordania Mazin Al Farrayeh mengatakan, badan-badan keamanan bekerja tanpa henti untuk memburu para pelaku. Dia menegaskan masih terlalu dini untuk menentukan para pelaku serta afiliasi mereka.

Raja Abdullah II berjanji akan memberikan hukuman terberat bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut