Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wah, AS Tembakkan 80 Rudal Patriot Hanya untuk Cegat Satu Gelombang Serangan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Giliran Pangkalan Militer AS di Irak Dihujani Rudal dan Drone Iran

Rabu, 02 September 2026 - 12:50:00 WIB
Giliran Pangkalan Militer AS di Irak Dihujani Rudal dan Drone Iran
Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Irak, Rabu (2/9) (Foto: Mehr)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran melanjutkan rangkaian serangan pembalasan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS), Rabu (2/9/2026). Kali ini giliran fasilitas militer di Irak yang dihujani rudal dan drone Iran. 

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan, beberapa pangkalan militer AS di Irak menjadi target serangan.

IRGC mengeklaim sejumlah fasilitas dan peralatan militer AS hancur akibat serangan tersebut. Disebutkan, serangan rudal dan drone terhadap pangkalan AS di Erbil itu dilakukan sebagai pembalasan atas gempuran AS ke beberapa wilayah Iran di sepanjang Selat Hormuz.

Pusat pemeliharaan dan fasilitas penyimpanan peralatan milik militer AS serta sistem pemandu balon pengintai di dalam pangkalan tersebut hancur serangan.

IRGC juga mengeklaim fasilitas penyimpanan bahan bakar di pangkalan itu terbakar dan sejumlah pasukan AS tewas.
Sebelumnya Iran menyerang pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah sekaligus.

IRGC mengumumkan serangan terhadap pangkalan Marinir AS di Yordania yang dikenal sebagai Camp Titin. Mereka mengeklaim, sejumlah tentara AS tewas dalam serangan ke Camp Titin.

Dalam pernyataan terpisah, IRGC juga mengungkap serangan rudal balistik berat menargetlkan hanggar tempat penyimpanan drone jarak jauh RQ-4 dan MQ-9 milik AS di Pangkalan Udara Prince Hassan, Yordania.

Mereka mengeklaim serangan itu menghancurkan beberapa drone serta menewaskan beberapa pilot dan teknisi AS. Serangan itu juga diklaim menghancurkan sejumlah fasilitas militer AS.

IRGC menyatakan serangan rudal balistik tersebut dilakukan sebagai pembalasan atas gemluran AS terhadap sebuah kediaman yang melangsungkan pesta pernikahan di Kota Sirik, Hormozgan, Iran.

Selanjutnya, Angkatan Darat Iran mengumumkan serangan drone menargetkan fasilitas militer AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa, Bahrain.


Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Darat menyatakan serangan tersebut merupakan bagian dari tahap ke-29 Operasi Saeeqah.

Militer Iran menargetkan instalasi radar dan pusat konsentrasi pasukan AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa melalui serangan drone besar-besaran.

Belum selesai, Iran melanjutkan serangannya dengan membombardir pangkalan militer AS di Kuwait.

Militer Kuwait menyatakan sistem pertahanan udaranya merespons serangan agresi Iran yang melibatkan drone dan rudal.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Kuwait menyatakan di media sosial X, suara ledakan yang terdengar disebabkan sistem pertahanan udara yang mencegat drone-drone tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut