Hakim yang Tangani Sidang Kasus Pembunuhan Ini Terekam CCTV Cium Pelaku
BUENOS AIRES, iNews.id - Seorang hakim wanita di Argentina terekam CCTV mencium terdakwa membunuh polisi. Padahal hakim itu diketahui tengah menangani persidangan kasus pembunuhan tersebut.
Mariel Suarez dari Kota Comodoro Rivadavia, Argentina terekam mencium Christian Mai Bustos di penjara dekat Kota Trelew, Rabu lalu. Padahal sepekan sebelumnya, dia duduk di panel hakim ketika mereka memutuskan apakah penjahat itu akan menghadapi hukuman penjara seumur hidup atas pembunuhan polisi Leandro 'Tito' Roberts pada 2009.
Menurut laporan media lokal, Suarez merupakan satu-satunya hakim yang mendukung pengurangan hukuman kepada penjahat tersebut. Padahal dia sudah diperingatkan oleh Pengadilan Tinggi tahanan itu merupakan penjahat yang sangat berbahaya.
Usahanya akhirnya sia-sia. Bustos divonis hukuman seumur hidup dan dimulai minggu lalu.
Imam Masjid di Luwu Tewas Dianiaya, Aksi Pelaku Terekam CCTV
Sekarang, Suarez sedang diperiksa oleh Pengadilan Tinggi Chubut karena "perilaku yang tidak pantas" setelah momen intimnya dengan terpidana pembunuh muncul.
Bustos sebelumnya diadili atas kematian petugas polisi Leandro Roberts, yang ditembak mati di dekat Corcovado. Seorang saudara laki-laki terpidana juga tewas dalam baku tembak ketika Roberts berusaha menangkap terpidana untuk pembobolan penjara sebelumnya.
Selama persidangan, Bustos mengakui kesalahannya. Dia dihukum karena pembunuhan dan dijatuhi hukuman seumur hidup.
Sementara pada insiden terbaru yang melibatkan hakim Suarez, Pengadilan Tinggi Chubut mengatakan hakim tersebut melakukan perilaku yang tidak pantas.
“Penyelidikan akan berusaha untuk menentukan keadaan pertemuan antara hakim itu dan seorang narapidana yang dianggap sangat berbahaya dan baru-baru ini dihukum setelah persidangan di kota Esquel. Juga akan dilihat berapa lama pertemuan itu berlangsung dan karakteristiknya, guna memastikan apakah telah terjadi pelanggaran terhadap Undang-Undang Etika Publik dan peraturan internal kekuasaan kehakiman," kata Pengadilan Tinggi.
Suarez yang menghadapi kemungkinan sanksi, enggan mengomentari masalah ini.
Editor: Umaya Khusniah