Hamas: jika Agresi Israel di Rafah Berlanjut, Jangan Harap Ada Kesepakatan Gencatan Senjata!
BEIRUT, iNews.id – Pejabat Hamas, Osama Hamdan, memberikan peringatan keras kepada Israel terkait situasi di Jalur Gaza. Dia mengatakan, jika agresi militer zionis terus berlanjut di Rafah maka tidak akan ada kesepakatan gencatan senjata.
Komentar itu disampaikan Hamdan dalam konferensi pers di Beirut, Lebanon, Selasa (7/5/2024). Pada saat yang sama delegasi dari Hamas tiba di Kairo, Mesir, dari Doha, Qatar, untuk melanjutkan perundingan gencatan senjata.
“Kami tegaskan jika operasi militer di Rafah tetap dilakukan Israel maka itu tidak akan menjadi ajang tamasya buat tentara (Israel). Keputusan ada di tangan Netanyahu,” kata Hamdan.
Dia menuturkan, proposal gencatan senjata terbaru yang disetujui Hamas telah mewakili upaya minimum untuk menanggapi tuntutan rakyat Palestina dan Hamas.
Usai Hamas, Brigade Al-Quds Juga Hujani Israel Selatan dengan Roket
Pasukan Israel mengambil alih pos perbatasan utama antara Mesir dan Jalur Gaza Selatan pada Selasa pagi waktu setempat. Militer zionis pun menutup jalur bantuan penting ke wilayah kantong Palestina yang sudah berada di ambang kelaparan itu.
“Perlintasan Rafah sejak dulu dan seterusnya tetap menjadi perlintasan murni Mesir-Palestina,” kata Hamdan.
Hamas Setujui Gencatan Senjata dengan Israel, Siap Bebaskan 33 Tawanan termasuk Tentara Wanita Zionis
Editor: Ahmad Islamy Jamil