Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Pria di Depok Ditusuk hingga Tewas saat Tidur, Pelaku Sempat Berteriak Aneh
Advertisement . Scroll to see content

Hanya karena Ngobrol Lewat Ponsel di Pagi Buta, Gadis Ini Tewas Dihajar Ayah Tiri

Senin, 19 Desember 2022 - 10:30:00 WIB
Hanya karena Ngobrol Lewat Ponsel di Pagi Buta, Gadis Ini Tewas Dihajar Ayah Tiri
Seorang ayah di India nekat menghajar putri tirinya hingga tewas. (Foto: Ilustrasi/ist)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Seorang ayah di India nekat menghajar putri tirinya hingga tewas. Alasannya sepele, korban ketahuan mengobrol di ponsel pagi buta. 

Toufiq memukul dan mencekik putri tiri keduanya, Yasmeenunnisa di rumah mereka di Musheerabad, Hyderabad, India pada Minggu (18/12/2022) pagi. Kakak korban sempat berusaha melerai namun malah didorong pelaku.

Peristiwa ini bermula saat Toufiq terbangun pada Minggu pagi pukul 03.30 pagi dan menemukan Yasmeenunnisa berbicara melalui telepon genggamnya. 

Pelaku marah besar dan merampas ponsel tersebut. Tuofiq lantas mulai memukulinya.

Teriakan dan tangisan kesakitan korban membangunkan kakaknya, Nauseenunissa. Gadis itu segera berupaya menyelamatkan adiknya, namun sang ayah tiri justru mendorongnya. 

Yasmeenunnisa diseret ke kamar lain. Toufiq mengunci pintu dan kembali memukulinya. Dia mencekik korban hingga tak sadarkan diri. Selanjutnya, Toufiq pergi meninggalkan tempat tersebut.

Nauseenunnisa segera meminta bantuan warga dan melarikan korban ke Rumah Sakit Gandhi. Sayang, gadis itu dinyatakan meninggal. 

Dia pun segera melaporkan kejadian itu polisi. Atas pengaduannya, polisi segera menggelar penyelidikan atas kasus pembunuhan.

Menurut sumber, Toufiq menyerahkan diri ke polisi pada Minggu pagi. 

Dilansir dari deccanchronicle, ayah kakak adik itu telah meninggal sekitar 10 tahun lalu akibat kecelakaan keeta api di Vikarabad. Selanjutnya, ibunya, Raheemunnisa menikah dengan terdakwa. Mereka semua pindah ke kota dan tinggal di Musheerabad.

Beberapa tahun lalu, Raheemunnisa pergi ke Bahrain untuk bekerja. Sementara kedua putrinya diasuh Toufiq, yang mencari nafkah sebagai sopir bajaj. Yasmeenunnisa sudah putus sekolah saat dia duduk di kelas IX.  

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut