Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Raja Norwegia Harald V Wafat: Perjalanan Hidup hingga Kontroversi Menikahi Rakyat Biasa
Advertisement . Scroll to see content

Harald V Wafat, Putra Mahkota Haakon VIII Jadi Raja Norwegia Baru!

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:23:00 WIB
Harald V Wafat, Putra Mahkota Haakon VIII Jadi Raja Norwegia Baru!
Hakoon jadi Raja Norwegia yang baru usai ayahnya wafat. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

OSLO, iNews.id – Berakhir sudah 35 tahun masa pemerintahan Raja Harald V. Setelah sang raja wafat pada usia 89 tahun, takhta Kerajaan Norwegia kini diteruskan oleh putranya, Putra MahkotaHaakon VIII.

Harald V meninggal dunia dengan tenang pada Jumat (28/8/2026) pukul 06.35 waktu setempat atau 04.35 GMT di Rumah Sakit Nasional Oslo. Sebelumnya, ia menjalani perawatan sejak 17 Agustus akibat haemolytic anaemia, kelainan darah langka yang menyebabkan berkurangnya sel darah merah dalam tubuh.

Kepergian Harald sekaligus membuka babak baru bagi monarki Norwegia. Haakon VIII, yang selama puluhan tahun disiapkan sebagai pewaris takhta, kini menjadi raja baru.

Raja Norwegia Harald V wafat pada usia 89 tahun. (Foto: X)
Raja Norwegia Harald V wafat pada usia 89 tahun. (Foto: X)

Haakon VIII Sudah Jalankan Tugas Raja

Naiknya Haakon VIII ke takhta bukan sesuatu yang tiba-tiba. Selama beberapa tahun terakhir, Haakon VIII semakin banyak menjalankan tugas kerajaan ketika kondisi kesehatan ayahnya menurun.

Saat Harald menjalani perawatan di rumah sakit pada Agustus ini, Haakon bahkan mengambil alih sejumlah tugas kerajaan sebagai wali. Pengalaman tersebut membuat Haakon sudah terbiasa menjalankan sejumlah fungsi kepala negara sebelum akhirnya menggantikan Harald.

Kini, tanggung jawab itu sepenuhnya berada di pundaknya.

Haakon menjadi raja ketika monarki Norwegia tengah menghadapi periode yang cukup berat. Selain kehilangan Harald, keluarga kerajaan masih berhadapan dengan persoalan kesehatan dan kontroversi yang melibatkan anggota keluarga.

Siapa Sebenarnya Haakon VIII?

Haakon VIII merupakan putra Harald V dan Ratu Sonja.

Pernikahan Harald dan Sonja pada 1968 menjadi salah satu simbol perubahan monarki Norwegia. Sonja bukan berasal dari keluarga kerajaan, tetapi Harald memperjuangkan hubungan tersebut hingga akhirnya mendapatkan restu ayahnya, Raja Olav V.

Keputusan Harald menikahi rakyat biasa kemudian membuka jalan bagi generasi berikutnya. Ya, Haakon juga ternyata menikahi perempuan dari kalangan nonkerajaan. Pada 2001, ia menikah dengan Mette-Marit Tjessem Høiby.

Mette-Marit telah memiliki seorang anak dari hubungan sebelumnya, Marius Borg Høiby. Keluarga kerajaan Norwegia kemudian menerima Marius sebagai bagian dari keluarga, meski istana menegaskan dirinya bukan anggota kerajaan.

Raja Norwegia Harald V. (Foto: X)
Raja Norwegia Harald V. (Foto: X)

Tantangan Berat Menanti Raja Haakon

Menjadi raja bukan hanya soal meneruskan mahkota ayahnya. Haakon kini harus menjaga kepercayaan publik terhadap monarki di tengah sejumlah persoalan yang menimpa keluarganya.

Tahun ini, keluarga kerajaan Norwegia berada dalam sorotan setelah Marius Borg Høiby dinyatakan bersalah atas sejumlah pelanggaran, termasuk pemerkosaan, dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Ia kemudian mengajukan banding.

Pada saat yang sama, Mette-Marit juga menghadapi persoalan kesehatan serius setelah menjalani transplantasi paru-paru.

Kontroversi lain muncul setelah hubungan Mette-Marit dengan Jeffrey Epstein terungkap. Ia kemudian meminta maaf kepada Harald dan Sonja serta mengakui telah melakukan 'poor judgement' dalam menjalin hubungan tersebut.

Berbagai persoalan itu ikut memengaruhi persepsi publik terhadap monarki Norwegia. Namun, Haakon selama ini dinilai mampu menghadapi situasi sulit dengan tenang dan menunjukkan kepemimpinan.

Warisan Harald V di Tangan Haakon VIII

Harald V meninggalkan warisan besar setelah 35 tahun berada di takhta. Ia dikenal sebagai raja yang berusaha membuat monarki Norwegia lebih modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

Harald juga dikenang karena keberaniannya menunjukkan emosi dan berbicara langsung kepada rakyat dalam masa-masa paling sulit. Salah satu yang paling dikenang adalah pidatonya setelah serangan teror 2011 di Oslo dan Utøya.

Dalam pidatonya, Harald menyampaikan empati kepada keluarga korban. "I can only imagine the depth of your pain. As King of this nation, I feel for each and every one of you," dikutip BBC, Jumat (28/8/2026).

Kini, tugas untuk melanjutkan warisan tersebut berada di tangan Haakon. Dari seorang putra mahkota yang selama bertahun-tahun mendampingi ayahnya, Haakon kini resmi berada di posisi tertinggi dalam monarki Norwegia.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut