Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah-DPR Sepakat Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora di Malaysia Boleh Masuk
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Arloji Mewah Bertanda Tangan Mahathir Mohamad Dijual, Begini Faktanya

Rabu, 20 November 2019 - 06:08:00 WIB
Heboh Arloji Mewah Bertanda Tangan Mahathir Mohamad Dijual, Begini Faktanya
Brosur jam tangan bertanda tangan Mahathir Mohamad (Foto: The Star)
Advertisement . Scroll to see content

PETALING JAYA, iNews.id - Publik Malaysia dihebohkan dengan iklan melalui brosur yakni jam tangan bertanda tangan Perdana Menteri Mahathir Mohamad. Brosur tersebut beredar luas, terutama di kalangan pegawai negeri.

Puluhan orang diketahui sudah memesan jam seharga ribuan ringgit tersebut, bahkan sudah membayar. Belakangan mereka baru sadar bahwa jam bertanda tangan Mahathir ternyata tidak ada.

Kantor Perdana Menteri menyatakan Mahathir sudah mengetahui soal jam tangan tersebut dan meminta segera dihentikan. Brosur tersebut merupakan bentuk pencatutan nama sang perdana menteri untuk kepentingan tertentu.

"Segera setelah kami mengetahui, segera dihentikan," kata seorang ajudan Mahathir, dikutip dari The Star, Selasa (19/11/2019).

Dia menegaskan Mahathir tidak pernah mendukung arloji dengan tanda tangannya dijual, termasuk kepada pegawai negeri.

Seorang sumber mengatakan, Mahathir sangat marah begitu mengetahui namanya digunakan dalam jam tangan mewah itu. Dia tidak ingin namanya digunakan untuk keuntungan komersial.

"PM sangat marah," kata seorang sumber.

Berdasarkan penelusuran The Star, brosur tersebut sudah beredar sejak 2 pekan lalu. Di dalamnya juga ada formulir pemesanan. Brosur diedarkan di kalangan pegawai negeri sipil di departemen-departemen tertentu di Putrajaya.

Setelah diperiksa, ternyata tidak ada arloji bertanda tangan Mahathir dan brosur itu merupakan iklan palsu.

Penjualnya diketahui merupakan klub olahraga di lingkungan pegawai negeri sipil. Penjualan arloji itu telah dihentikan.

“Kami menghentikan karena alasan teknis. Kami akan mengembalikan uang kepada mereka yang sudah memesan," kata seorang penjual yang namanya tercantum dalam brosur.

Dia menambahkan, banyak orang yang sudah memesan. Sebagai gantinya, penjual akan menghadirkan arloji lain dalam waktu dekat.

Sementara itu, Maurice Lacroix Malaysia selaku distributor, menyatakan pihaknya menyelidiki soal beredarnya brosur tersebut.

Menurut Maurice Lacroix, harga jam yang ditawarkan 3.000 hingga 4.000 ringgit, setengah dari harga yang tertera pada brosur.

Di dalam brosur disebutkan ada tiga model arloji yang dijual, yakni MM 2020, MM 2019-I, dan MM 2019-II. MM 2020 berasal dari jajaran Maurice Lacroix dengan edisi khusus warna hitam dan coklat dengan harga 7.000 ringgit. Sementara harga termahal yang ditawarkan dalam brosur 8.000 ringgit.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut