Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Sebut Perang Dunia III Mungkin Pecah jika Tak Jadi Presiden AS
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Para Tentara Cantik Latihan Parade Militer Pakai Sepatu Heels

Minggu, 04 Juli 2021 - 17:14:00 WIB
Heboh Para Tentara Cantik Latihan Parade Militer Pakai Sepatu Heels
Para tentara perempuan Ukraina latihan parade militer menggunakan sepatu mid-heels (Foto: Kemhan Ukraina)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id - Kementerian Pertahanan Ukraina mendapat kecaman luas setelah mengunggah foto di media sosial menunjukkan para tentara perempuan latihan parade menggunakan sepatu mid-heels.

Ukraina akan menggelar parade militer pada Agustus menandai 30 tahun kemerdekaan pascapecahnya Uni Soviet.

Foto tersebut diunggah pada Kamis (1/7/2021) dan langsung memicu kecaman dari netizen, termasuk para politisi.

"Hari ini, untuk pertama kali, latihan dilakukan dengan sepatu heels. Ini sedikit lebih sulit dibandingkan sepatu bot tentara, tapi kami akan mencoba," kata seorang pejabat Kemhan Ukraina, Ivanna Medvid, sebagaimana disampaikan di situs web informasi, ArmiaInform.

Pemilihan alas kaki menggunakan hak itu dikecam karena dianggap sebagai pelecehan terhadap para tentara perempuan. 

"Parade menggunakan sepatu hak merupakan aib yang nyata," ujar seorang aktivis, Vitaly Portnikov, seraya menambahkan, para pejabat Ukraina masih mempertahankan pola pikir abad pertengahan, dikutip dari AFP.

Pengkritik lain, Maria Shapranova, menuduh Kementerian Pertahanan melakukan praktik seksisme dan kebencian terhadap perempuan.

"Sepatu heels merupakan ejekan terhadap perempuan yang dipaksakan oleh industri kecantikan," ujarnya.

Bukan hanya itu, beberapa anggota parlemen Ukraina datang ke kantor membawa sepasang sepatu high-heels untuk diberikan kepada menteri pertahanan agar digunakan saat menghadiri parade nanti.

"Sulit untuk membayangkan ide yang lebih bodoh dan berbahaya ini," kata Inna Sovsun, politikus oposisi partai Golos, merujuk pada risiko bahaya terhadap para tentara perempuan itu.

Dia menambahkan, para tentara perempuan sama seperti laki-laki yang mempertaruhkan nyawa sehingga tidak pantas diperlakukan seperti itu.

Ukraina kini memiliki lebih dari 31.000 tentara perempuan, 4.000 di antaranya merupakan perwira.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut