Helikopter Tempur Apache Jepang Timpa Rumah, Jasad Pilot Ditemukan
TOKYO, iNews.id – Dua kru helikopter tempur Apache milik Pasukan Bela Diri Jepang dipastikan tewas dalam kecelakaan di Prefektur Saga, Senin 5 Februari 2018. Korban pertama adalah co pilot Hiroki Takayama yang sempat menjalani perawatan sebelum dinyatakan tewas.
Korban lain, yakni pilot Kenichi Saito, yang sempat dinyatakan hilang, ditemukan di lokasi jatuhnya helikopter di rumah warga, Selasa (6/2/2018). Kondisi korban sangat mengenaskan karena tidak utuh lagi.
Beberapa saat usai kecelakaan, Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera mengatakan bahwa seorang kru tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis.
Namun kemudian pernyataan Onodera itu diralat oleh pejabat rescue setempat yang menyatakan seorang korban lagi masih hilang.
“Kami sudah mendapat informasi, potonghan tubuhnya ditemukan. Tapi kami masih mengidentifikasi potongan tubuh ini,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jepang, dikutip dari AFP.
Helikopter tempur Apache AH-64 itu, lanjut juru bicara, jatuh menimpa rumah warga 7 menit setelah lepas landas. Helikopter buatan Amerika Serikat itu sedang diuji coba setelah menjalani perawatan rutin di pangkalan Pasukan Bela Diri, tak jauh dari lokasi kecelakaan.
Saat kejadian ada empat orang berada di rumah bertingkat itu, namun mereka berhasil menyelamatkan diri. Meski demikian, seorang anak perempuan berusia 11 tahun mengalami luka ringan. Bagian lantai atas rumah ludes terbakar.
Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kecelakaan ini.
“Sangat disayangkan bahwa Pasukan Bela Diri, yang seharusnya melindungi nyawa orang dan menciptakanperdamaian, justru mengancam keamanan dan menyebabkan kerusakan. Saya sungguh-sungguh meminta maaf,” kata Abe.
Editor: Anton Suhartono