SEOUL, iNews.id - Sebuah helikopter yang baru lepas landas dari pulau-pulau yang disengketakan antara Korea Selatan (Korsel) dan Jepang jatuh ke laut, Kamis (31/10/2019). Akibatnya, tujuh warga Korsel hilang.
Pesawat itu baru saja menjemput seorang nelayan yang luka parah dari Dokdo, yang dikenal sebagai Takeshima di Jepang, ketika jatuh pada Kamis malam.
Trump Undang Putin dan China Gabung Dewan Perdamaian Gaza
Penjaga pantai wilayah Korsel, anggota Badan Pemadam Kebakaran Nasional, dan kapal-kapal sipil masih mencari korban selamat, sementara kementerian pertahanan juga mengirim pesawat dan penyelam ke wilayah itu.
Juru bicara Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan mengatakan kepada AFP, helikopter yang jatuh adalah Eurocopter EC225, yang dibuat oleh perusahaan aerospace Eropa Airbus.
Tujuh orang di kapal yakni lima kru penyelamat, nelayan, dan seorang warga sipil.
"Pasien itu berada di atas kapal penangkap ikan ketika dia kehilangan salah satu jarinya karena kecelakaan, dan kru membawanya ke Dokdo dan menunggu helikopter penyelamat di sana," kata pejabat itu.
"Pasien membutuhkan operasi medis segera yang hanya bisa dilakukan di fasilitas di darat."
Korsel menguasai pulau-pulau Dokdo di Laut Jepang sejak 1945, ketika pemerintahan kolonial Jepang berkuasa di semenanjung itu berakhir. Hingga kini Jepang masih mengklaim kedaulatan atas pulau-pulau itu.
Editor: Nathania Riris Michico
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku