Hilang sejak Pemberontakan, Jenderal Armageddon Rusia Ternyata Sedang Istirahat
MOSKOW, iNews.id - Kondisi mantan komandan perang Rusia di Ukraina, Sergei Surovikin, akhirnya diungkap ke publik. Pria berjuluk Jenderal Armageddon itu sedang disebut sedang istirahat.
Surovikin tak terlihat ke publik sejak pemberontakan tentara bayaran Wagner Group pada 24 Juli lalu. Berbagai spekulasi pun muncul, mulai dari ditangkap oleh otoritas Rusia atas tuduhan berkhianat hingga dibunuh.
Kabar tentang kondisi terbaru Surovikin diungkap Andrei Kartapolov, ketua komisi pertahanan parlemen majelis rendah Duma dari partai berkuasa, Rabu (12/7/2023).
"Surovikin saat ini sedang beristirahat. (Dia) tidak ada untuk saat ini," kata Kartapolov, dikutip dari Reuters.
Ngeri! Rusia Berhasil Uji Coba Torpedo Poseidon yang Bisa Bikin Rata Satu Kota
Surovikin dijuluki Jenderal Armageddon oleh media Rusia terkait taktik perangnya yang brutal di Suriah. Dia pernah menjadi komandan perang Rusia di Suriah.
Dia terakhir terlihat ke publik dalam tayangan video yang mendesak agar tentara bayaran Wagner menghentikan pemberontakan.
Jenderal Armageddon Rusia Menghilang Pasca-Pemberontakan, Dibunuh?
Surovikin dilaporkan memiliki hubungan baik dengan Wagner Group maupun bosnya, Yevgeny Prigozhin.
Prigozhin sering memuji Surovikin, namun menecerca para pemimpin militer lainnya, termasuk Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov, terkait perang di Ukraina.
Surat kabar The New York Times, mengutip informasi dari intelijen AS, melaporkan Surovikin sudah mengetahui rencana pemberontakan Wagner. Oleh karena itu dia ditangkap untuk diperiksa soal kemungkinan keterlibatannya.
Editor: Anton Suhartono