Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lupakan Perang Ukraina, Trump Undang Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Hizbullah Terlibat Perang Darat dengan Israel, Pasukan Zionis Dipukul Mundur

Rabu, 02 Oktober 2024 - 11:46:00 WIB
Hizbullah Terlibat Perang Darat dengan Israel, Pasukan Zionis Dipukul Mundur
Kelompok Hizbullah terlibat pertempuran darat dengan pasukan Israel pada Rabu (2/10) pagi (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Kelompok Hizbullah Lebanon, Rabu (2/10/2024), untuk pertama kali sejak pecahnya perang pekan lalu, terlibat pertempuran darat dengan pasukan Israel. Pertempuran pecah pada pagi hari saat pasukan Zionis berupaya melakukan infiltrasi.

"Kelompok perlawanan Islam bertempur dengan pasukan infanteri musuh, Israel, pada Rabu pagi," bunyi pernyataan Hizbullah, dikutip dari Sputnik.

Disebutkan, pasukan Zionis berupaya memasuki Kota Aadaysit, di Lebanon Selatan, namun berhasil dipukul mundur.

"Menyebabkan korban jiwa (dari pasukan Israel) dan memaksa mereka untuk mundur," demikian isi pernyataan.

Hizbullah pada Selasa kemarin membantah klaim militer Israel soal serangan darat terbatas ke Lebanon pada Senin (30/9/2024) malam. Hizbullah menegaskan para pejuangnya selalu berjaga di perbatasan dan memastikan tak ada infiltrasi dari pasukan Zionis saat itu.

"Semua klaim Zionis bahwa pasukan penjajah (Israel) telah memasuki Lebanon adalah palsu," kata pejabat hubungan media Hizbullah, Muhammad Afif.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Senin lalu mengklaim telah memulai serangan darat terbatas ke Lebanon. Tujuannya untuk menghancurkan target-target Hizbullah di perbatasan.

"Sesuai dengan keputusan pejabat politik, beberapa jam lalu, IDF memulai serangan darat terbatas, terlokalisasi, dan terarah," bunyi pernyataan IDF.

Militer Zionis mengklaim serangan itu dilancarkan berdasarkan informasi intelijen yang akurat terhadap target-target Hizbullah di Lebanon selatan.

"Target-target ini terletak di desa-desa yang dekat dengan perbatasan dan menimbulkan ancaman langsung bagi masyarakat di Israel utara," demikian isi pernyataan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut