Ikuti Langkah Sejumlah Negara Eropa, Denmark Usir Diplomat Rusia
KOPENHAGEN, iNews.id - Denmark segera mengusir 15 diplomat Rusia, mengikuti langkah yang diambil sejumlah negara Eropa sebelumnya. Langkah ini diambul setelah muncul laporan kuburan massal yang ditemukan dan pembunuhan warga sipil di Kota Bucha, Ukraina.
Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri Denmark, Jeppe Kofod, Selasa (5/4/2022).
"Ini adalah contoh lain dari kebrutalan, kekejaman dan kejahatan perang, yang tampaknya terjadi di Bucha," kata Kofod.
Langkah itu dilakukan setelah beberapa negara Uni Eropa lainnya termasuk Prancis dan Jerman pada Senin mengatakan mereka akan mengusir diplomat Rusia.
Balas Dendam, Rusia Usir Diplomat AS
Sementara itu, RIA Novosti melaporkan, Moskow, yang mengklaim gambar warga sipil yang dieksekusi di Bucha merupakan produk palsu dari propaganda Ukraina dan Barat yang bertujuan mendiskreditkan Rusia, mengatakan akan membalas pengusiran tersebut.
Kementerian luar negeri Denmark mengaku tidak ingin memutuskan hubungan diplomatik dengan Moskow. Duta besar Rusia dan seluruh kedutaan bukan bagian dari pengusiran.
Panas, Polandia Bakal Usir 45 Diplomat Rusia atas Tuduhan Mata-Mata
Dinas Keamanan dan Intelijen Denmark dalam sebuah laporan awal tahun mengatakan, kedutaan Rusia mempekerjakan beberapa petugas intelijen yang terlibat dalam spionase.
"Kami ingin mengirim sinyal yang jelas ke Rusia bahwa spionase di tanah Denmark tidak dapat diterima," kata Kofod.
Editor: Umaya Khusniah