India Catat Rekor 15.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari

Antara ยท Senin, 22 Juni 2020 - 22:14 WIB
India Catat Rekor 15.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari

Foto ini diambil pada Kamis (11/6/2020), menunjukkan seorang pria di dalam ambulans sedang menunggu di luar bangsal Covid-19 Rumah Sakit Lok Nayak Jai Prakash (LNJP), New Delhi, India. (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.idIndia mengonfirmasi 15.000 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Ini adalah rekor baru selama wabah terjadi di negara itu, sehingga total kejadian infeksi virus corona di India kini mencapai lebih dari 425.000 kasus atau urutan keempat terbanyak di dunia.

Di samping itu, dalam catatan hari ini, terdapat 400 lebih kasus kematian pasien positif Covid-19 di negeri anak benua. Ini menambah jumlah kematian akibat wabah virus corona di India menjadi 14.000 kasus secara akumulatif sejak kasus pertama muncul pada Januari lalu.

Rasio kasus kematian akibat Covid-19 di India memang relatif rendah jika dibandingkan dengan negara lain yang mencatat jumlah kasus infeksi yang hampir sama. Akan tetapi, para pakar kesehatan masyarakat khawatir rumah sakit di negara itu tak mampu menghadapi lonjakan kasus.

Sejumlah, kedutaan besar asing juga memperingatkan warga negaranya yang berada di India bahwa rumah sakit mungkin tidak mempunyai kapasitas yang cukup untuk dapat menampung mereka. Kedutaan Besar Jerman, misalnya, mengirimkan pesan kepada warga negaranya yang tinggal di New Delhi bahwa hanya "ada sedikit atau tak ada sama sekali kesempatan" untuk dirawat di rumah sakit jika mereka perlu penanganan terkait Covid-19 ataupun perawatan intensif.

Dalam imbauan resmi, Jerman mengikuti Irlandia dengan menyarankan warga negaranya meninggalkan India karena masalah ketersediaan ruang rawat di rumah sakit tersebut.

Pemerintah Daerah Ibu Kota Delhi mengeluarkan data yang menyebut lebih dari 7.000 tempat tidur di rumah sakit masih tersedia bagi pasien Covid-19 per Senin (22/6/2020) ini. Akan tetapi, para pasien yang ingin dirawat mempertanyakan akurasi data itu.

Perdana Menteri Narendra Modi telah melonggarkan sebagian besar pembatasan di India pada 8 Juni lalu, setelah berlaku hampir tiga bulan, demi menjalankan kembali roda ekonomi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil