India Dihantam Bencana Alam Topan Nivar Saat Angka Infeksi Covid-19 Terus Meninggi

Arif Budiwinarto ยท Kamis, 26 November 2020 - 14:08:00 WIB
India Dihantam Bencana Alam Topan Nivar Saat Angka Infeksi Covid-19 Terus Meninggi
Topan Nivar menghantam wilayah selatan India yang menyebabkan banjir dan jaringan listrik terputus. 5 warga jadi korban jiwa akibat bencana alam tersebut. (foto: Reuters)

CHENNAI, iNews.id - Belum reda pandemi Covid-19, India kini dihadapkan pada bencana alam angin topan Nivar yang menghantam negara itu pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. Otoritas bencana melaporkan sejumlah kerusakan dan korban jiwa.

Topan Nivar menghantam dekat kota Puducherry di negara bagian selatan Tamil Nadu dengan membawa angin berkecepatan hingga 130 km/jam.

Hujan deras yang dipicu topan menyebabkan banjir yang merendam sejumlah jalanan utama di kota Chennai, kota terbesar di Tamil Nadu, yang merupakan rumah bagi banyak produsen mobil besar.

Kontributor Reuters melaporkan, orang-orang mengungsi melewati air banjir setinggi lutut di beberapa jalan di selatan Chennai, dengan topografi dataran rendah daerah tersebut sangat rentan terhadap banjir.

Pemerintah dinilai berhasil tekan dampak kerusakan dan korban jiwa

Para pekerja pabrik bersama warga setempat berinisiatif menyingkirkan pohon yang tumbang serta membereskan kabel listrik yang terputus akibat kencangnya hembusan angin. Jaringan listrik dan telepon di wilayah itu sementara terputus.

Media lokal India melaporkan, sedikitnya lima warga meninggal dunia di Chennai disebabkan tertimpa pohon tumbang, tenggelam dan tersengat listrik.

S. Sakthivel, seorang penjaga toko di Kota Chennai, mengakui operasi tanggap bencana pemerintah lokal terbilang responsif. Sehingga warga tidak terlalu terdampak bancana topan Nivar yang hampir setiap tahun melanda Chennai.

"Tahun ini, karena tindakan pencegahan yang diambil, situasinya tidak terlalu buruk. Kecuali beberapa pohon tumbang dan banjir di beberapa jalan, kami sebagian besar aman," ucapnya.

Beberapa penduduk di Chennai selatan telah memarkir mobil di jembatan karena khawatir akan banjir. Lebih dari seratus mobil terlihat menghiasi tepi jembatan di Velachery, pinggiran selatan Chennai.

Menteri Manajemen Bencana Tamil Nadu, R.B. Udhayakumar, pada Rabu kemarin mengatakan pihaknya telah melakukan evakuasi ribuah orang dari dataran rendah di wilayahnya sebelum topan menghantam.

Topan Nivar menghantam saat India dihadapkan tingginya angka Covid-19

Departemen Meteorologi India mengatakan kekuatan topan Nivar telah melemah menjadi 85 hingga 95 kilometer per jam (53 hingga 59 mph) dan diperkirakan akan semakin melemah.

Terjangan angin topan Nivar terjadi saat India tengah berjuang melawan infeksi Covid-19 yang tiap hari makin mengkhawatirkan. Data hari Rabu kemarin menunjukkan terdapat penambahan lebih dari 44.000 kasus baru dalam 24 jam sehingga angka infeksi di negara Asia Selatan melampaui 9,27 juta dan angka kematian lebih dari 135.000.

Belum ada laporan dari pemerintah Chennai mengenai dampak terjangan Topan Nivar terhadap fasilitas dan layanan pasien Covid-19 di kota tersebut.

Editor : Arif Budiwinarto