Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panas! Kuwait Gagalkan Penyusupan Personel Garda Revolusi Iran, Diduga Ingin Sabotase
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Inggris akan mengirim kapal perang Angkatan Laut Kerajaan ketiga ke Teluk. Hal itu dinyatakan kementerian pertahanan, Selasa (16/7/2019), yang menyebut pengiriman itu bukan disebabkan meningkatnya ketegangan dengan Iran di wilayah tersebut.

Inggris sudah mengirim HMS Duncan, sebuah kapal perusak pertahanan udara, untuk melindungi fregat HMS Montrose ketika sedang menjalani perawatan di Bahrain; dan juga akan mengirim fregat HMS Kent akhir tahun ini.

Laporan itu menyebut kapal akan menuju ke Teluk pada pertengahan September.

HMS Montrose pekan lalu memperingatkan tiga kapal perang Iran yang menurut para pejabat Inggris berusaha menghalangi jalur dan merampas kapal supertanker mereka yang sedang melewati Selat Hormuz di Teluk.

Kementerian pertahanan mengatakan HMS Kent akan mengambil alih HMS Duncan.

"Kapal yang saling tumpang tindih sesekali ketika penyebaran dimulai hal yang tidak jarang," bunyi pernyataan kementerian, merujuk bahwa ketiga kapal tersebut bisa berada di wilayah itu dalam beberapa kasus.

HMS Duncan merupakan kapal perusak milik pertahanan udara yang membawa satu set rudal anti-kapal Harpoon dan memiliki kru lebih dari 280 orang.

Ketegangan meningkat di kawasan itu selama berminggu-minggu. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bulan lalu membatalkan serangan udara terhadap Iran atas jatuhnya drone mata-mata AS pada menit-menit terakhir.

Ketegangan di Selat Hormuz terus memuncak setelah Royal Marines membantu otoritas Gibraltar menahan sebuah kapal tanker Iran yang diduga sedang berusaha mengirimkan minyak ke Suriah, yang melanggar sanksi Uni Eropa dan AS.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut